Kades Karyajaya Selewengkan Ratusan Juta Anggaran Dana Desa, Begini Modusnya

Garutexpress.id – Korupsi anggaran dana desa di Kabupaten Garut mulai mengemuka. Salah satunya di Desa Karyajaya, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kejaksaan Negeri Garut mengungkapkan beberapa modus yang dilakukan kepala desa yang kini sudah menjadi tersangka.

Kepala Kejari Garut, Azwar SH, mengungkapkan, tersangka kepala desa Karyajaya telah ditetapkan sebagai tersangka karena menyelewengkan uang infrastruktur desa sebesar Rp 395 juta.

Uang itu tadinya dialokasikan untuk pembangunan jembatan. Namun hingga tenggat waktu yang ditentukan pembangunan itu tak kunjung dilakukan.

“Penyelewengan dana di Desa Karyajaya sudah terindikasi sejak tahun 2017. Namun sekarang yang paling fatal,” ungkap Kajari, Senin (2/12/2019).

Kajari mengungkapkan, modus penyelewengan dana di Desa Karyajaya dilakukan Kadesnya dengan cara mengambil uang bersama bendahara dari rekening desa.

“Setelah uangnya cair, Kades mengambil semua uang dan mengelolanya secara pribadi,” kata dia.

Kajari melanjutkan, tahun 2018 Desa Karyajaya menerima kucuran dana desa sebesar Rp 1,2 miliar. Namun sebagian uangnya telah disunat Kades.

“Jadi saat pengerjaan, Kades yang memegang uang. Pengadaan material bangunan diatur oleh Kades. Jadi dia memiliki keleluasaan penggunaan anggaran,” pungkasnya.

Pantauan di lapangan, akibat Kadesnya bermasalah dan melarikan diri. Pelayanan di Desa Karyajaya kini terganggu. Bahkan sejumlah pegawai desa beberapa bulan ini belum menerima gaji. (MHI)***


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here