Indahnya Situ Kabuyutan, Danau Eksostis yang Masih “Perawan” di Bungbulang

garutexpress.id- Membicarakan wisata alam Garut seolah tak pernah ada habisnya. Khususnya di kawasan selatan Garut, wisata alamnya sangat kaya, namun eksplorasinya belum maksimal.

Selain kawasan pantai selatannya yang terbentang luas, ada salah satu danau yang tak kalah indahnya dan masih ‘perawan.’

Adalah Situ Kabuyutan, danau dengan air jernih dipadu dengan pemdangan alam hijau nan eksotis di sekelilingnya, nampaknya kawasan ini akan membuat pengunjung betah berlama-lama tinggal di sana.

Situ Kabuyutan yang lokasinya berada di antara perbatasan Kecamatan Pakenjeng-Bungbulang ini menyimpan potensi alam luarbiasa jika dkelola secara maksimal.

Untuk menjangkai kawasan Situ Kabuyutan, jaraknya dari kota Garut sekitar 80 kilo meter. Secara administratif, Situ Kabuyutan berada di Desa Pasirlayung, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.

Situ Kabuyutan yang berada di area perbukitan merukapakan kawasan yang masuk dalam zona pegunungan selatan Jawa Barat, berdasarkan pembagian Fisiografi menurut Van Bemmelen 1984.

Sepajang jalan menjuju kawasan Situ Kabuyutan, kita akan disuguhi panorma alam indah nan hijau, dipadu jalanan berkelok dengan hiasan alam tebing curam di kiri kanan jalannya.

Jalan Desa Bojong di kawasan Kecamatan Bungbulang menjadi salah satu akses menuju kawasan situ ini. Memalui akses jalan ini kita akan memasuki kawasan hutan pinus milik Perhutani KPH Garut.

Perjalanan hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki atau menggunakan sepeda motor. Maklum, hanya tersedia jalan setapak melewati hutan pinus untuk menuju Situ Kabuyutan ini.

Jalan menuju danau pun sangat curam dengan permukaan jalan berupa tanah dan bebatuan. Selain hutan pinus, pengunjung akan melintasi sejumlah hutan semak, kebun dan sawah warga. Pemandangan di kawasan ini tanpak masih ‘perawan.’

Satu tips bila berkunjung kesini harus membawa bekal makanan dan minuman,karena dilokasi situ belum terdapat penjual makanan dan minuman.

Saat ini, Situ Kabuyutan masih sangat sepi pengunjung. Tidak dipungut tiket masuk untuk memasuki area milik Perhutani ini.

Di Situ Kabuyutan, tampak pemandangan, ada warga yang mencari kayu bakar, pencari ikan dan udang, petani, penyadap getah pinus dan pencari rumput, kerap dijumpai di sekitar danau.

Kesan damai dan sunyi menjadi warna kawasan Situ Kabuyutan yang memenang tersembunyi dibalik sunyinya perbukitan. Hamparan rerumputan nan hijau, sementara sejauh mata memandang air jerning tampak menambah sensasi indahnya lukisan Illahi.

Bagi penyuka swa-foto, kawasan Situ Kabuyutan tentunya tak ubahnya surga yang sulit dilupakan. Saat malam hari, suasan di Situ Kabuyutan semakin menambah kerasan bagi para penikmat kesunyian. Suasana binatang malam seolah menjadi orkestra alam yang membuat kita hanyut dalam keindahan Situ Kabuyutan. (*)

Penulis : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here