DPRD Provinsi : Pemekaran DOB Garsel Tinggal Menunggu dari Pusat

garutexpress.id-  Pembahasan pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Garut Selatan (Garsel) terus mengemuka. Bahkan, DOB Garsel ini dinilai telah selesai untuk tingkat kabupaten dan provinsi.

Demikian diungkapkan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Memo Hermawan dihadapan sejumlah awak media dalam sebuah pertemuan di Desa Ciburial, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Kamis (5/12/2019).

Menurutnya, pemerintah tingkat provinsi maupun kabupaten telah mendorong dan merekomendasikan DOB Garut Selatan. Tinggal ranah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

“Tinggal moratorium dicabut, dan menurut informasi dari Jakarta, DOB ini sedang dibahas, 22 DOB pada tahun 2021 sudah keluar termasuk di Jawa Barat itu ada Garut dan Bogor. Pengembangan Jabar selatan terdiri dari 16 Kecamatan 137 desa, itu berdasarkan Perda (peraturan daerah, 28 tahun 2010,” ungkapnya.

Memo menyebut, dalam Perda tersebut, ada  16 kecamatan yang akan masuk DOB Garut Selatan.

“Kedepanya ada kewajiban dari kabupaten induk, provinsi dan pemerintah pusat untuk membangun daerah otonomi baru,” ujarnya.

Dijelaskannya, karena sudah ditetapkan dalam perda, pemerintahan sementara (DOB) akan berada di Pameungpeuk. Setelah dua tahun berarti harus punya kantor sendiri dan punya pemerintah sendiri, untuk kemudian tinggal memiliki anggota dewan yang disana.

“Awalnya pimpinan daerah oleh Plt Bupati, sedangkan untuk DPRD akan dibentuk pada Pemilu berikutnya,” tambahnya.

Ditegaskannya, persiapan dalam membentuk DOB Garut Selatan tidaklah mudah dan perlu bertahap.

“Pembangunan juga agak berat, tidak mungkin sekaligus.  Termasuk pembangunan jalan utama jalur selatan, infrastruktur sayap ke daerah pedalaman seperti yang menghubungkan Bungbulang. Pemerintah juga akan membentuk dinas-dinas,” katanya.

Menurutnya, DOB Garut Selatan dinilai lebih siap dari segi sarana dan prasarana untuk membangun pemerintahan. Hal tersebut dilihat dari sudah tersedianya lahan seluas 400 hektare termasuk Masjid Agung di Kecamatan Mekarmukti yang akan dijadikan pusat pemerintahan DOB Garsel. (*)

Penulis : Tim GE

Editor  : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here