Diterpa Cuaca Ekstrim, Petani Cabai di Caringin Gagal Panen

garutexpress.id- Sejumlah petani cabai di kawasan Desa Cimahi, Kecamatan Caringin dikabarkan gagal memanen beberapa hektare lahan pertaniannya. Cuaca ekstim menjadi salah satu penyebab kegagalan panen tahun ini (2019).

Menurut beberapa petani di kawasan tersebut, kemarau yang cukup panjang serta tibanya musim hujan yang tidak bisa dipresiksi menjadikan pertumbuhan tanaman cabai buruk.

Wawan, salah seorang petani cabai di kawasan tersebut menyebut, akibat kemarau cuaca ekstrim ada sekitar 75 Hetare lahan perkebunan cabai keriting di Desa Cimahi gagal panen.

“Ya, tahun ini gagal panen. Kekringan dan cuaca yang tak menentu membuat tanaman cabai kerdil dan bahkan mati. Kerugian akibat gagal panen ini bisa mencapai ratusan juta rupiah, mungkin miliaran,” tutur Wawan, Sabtu (14/12/2019).

Sementara itu, Yadi Rustiadi selaku Kepala Desa Cimahi, membenarkan bahwa warganya yang bertani cabai keriting terutama yang menanam sekitar bulan September-Oktober (2019) mengalami gagal panen.

“Warga kami yang menanam cabai banyak yang gagal panen. Penyebabnya akibat keekringan. Hanya beberapa persen saja yang biasa tumbuh. Petani kini ada yang mengganti dengan tanaman lain yang agak tahan terhadap cuaca ektrem,” ungkapnya. (*)

Penulis : Tim GE
Editor : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here