Disbudpar akan Kaji Standarisasi Keamanan Wisata Darajat

Kepala Disbudpar Kabupaten Garut, Budi Gangan.***

garutexpress.id-  Menyusul terjadinya kecelakaan yang merenggut korban jiwa di salah satu kolam pemadian di kawasan Darajat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Garut  akan mengkaji standarisasi keamanan wisata air Darajat, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut.

“Sekarang kita akan mengkai terkait standarisasi keamanan wisata (Darajat). Bagaimana kita memberikan rasa aman dan juga keselamatan,” ujar kata Kepala Disbudpar Garut, Budi Gangan kepada wartawan, Senin (16/12/2019).

Diungkapkannya, Disbudpar Garut telah menerima informasi adanya seorang anak yang tewas tenggelam di kolam renang kawasan wisata Darajat, Jumat (13/12/2019).

“Kajian yang kita dilakukan untuk mengetahui bagaimana standarisasi keamanan wisatawan saat beraktivitas di kolam renang kawasan wisata Darajat itu. Kejadian seperti ini bagaimana supaya tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Kadisbudpar mengaku prihatin dengan adanya insiden seorang anak yang tewas tenggelam tersebut, untuk itu menjadi pelajaran bagi pihak pengelolanya. Dhimbau, sudah seharusnya pemilik wahana wisata  melakukan perbaikan dan meningkatkan pengamanan sesuai standar.

“Ya itu harus tingkatkan perbaikan-perbaikan, dan kita berikan peringatan harus memenuhi standar. Standar keamanan tempat wisata tirta itu minimal memiliki tiga petugas penyelamat yang mampu mengawasi seluruh aktivitas wisatawan,” ungkapnya.

Menurut Budi, saat ini pihaknya sudah mengirimkan 40 orang untuk mengikuti pelatihan penyelamatan wisata tirta di Bandung. “Saya harap setiap kolam harus ada Balawistanya minimal tiga orang mengawasi pergerakan wisatawan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Tim GE

Editor   : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here