BumDes Mart, Inovasi Desa Situgede untuk Tingkatkan PADes

garutexpress.id-  Sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes) baru-baru ini Pemerintahan Desa Situgede, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut membuat inovasi dengan diluncurkannya BumDes Mart. Keberadaan BumDes Mart diharapkan mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga sekitar yang terbiasa berbelanja di super market atau mini market.

Dengan tagline ‘Bela dan Beli Situgede’ masyarakat Desa Situgede bisa turut serta ambil bagian dalam pembangunan desanya yang lebih maju sehingga terwujud kesejahteraan masyarakat.

Demikian diungkapkan Kepala Desa Situgede, Dedi Suryadi, S.Pd.I., saat djumpai di kantornya, Senin (23/12/2019).  Menurutnya, dengan keberadaan BumDes Mart ini bisa meningkatkan PADes sehingga berdampak pada pelayanan masyarakat yang lebih baik dan optimal.

“Alhamdulillah, dengan ikhtiyar dengan diiringi do’a yang optimal dari segenap aparatur pemerintahan Desa Situgede, pembangunan BumDes Mart ini akhirnya terwujud juga. Sebagai kepala desa, tentunya  saya sangat berharap BumDes Mart ini bisa menjadi wasilah meningkatnya PADes sehingga dapat berdampak pada pelayanan masyarakat yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Dikatakannya, dengan BumDes Mart ini pemerintah Desa Situgede juga membuat inovasi dengan memberikan beberapa pihak berupa voucher belanja. Selain aparatur desa, BPD, RT/RW, MUI Desa serta guru ngaji yang sebelumnya mendapatkan insentif berupa uang tunai, kini mendapatkan voucher belanja masing-masing senilai Rp 100.000 setiap bulannya untuk dibelanjakan di BumDes Mart.

“Dengan voucher senilai Rp 100.000, nantinya bisa dibelanjakan di BumDes. Dengan berbelanaj di BumDes Mart warga masyarakat bisa turut andil dalam pembangunan desanya,” ujarnya.

Dedi menambahkan, bagi masyarakat yang sebelumnya program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga diberikan kemudahan. Kemudahan itu di antaranya dengan menggesek ATM nya di BumDes Mart.

“Jadi, untuk penerima manfaat BPNT, warga bisa langsung menggesek ATM nya di BumDes Mart. Tapi kita masih menunggu pedumna. Untuk tahun 2019 pedumna masih beras dan telur.Menurut informasi di tahun 2020 pedumna harus ditambah dengan lauk pauk,” katanya.

Animo masyarakat terhadap keberadaan BumDes Mart Situgede ini cukup tinggi. Hal tersebut terbukti saat prosesi Soft Launching BumDes Mart. Saat dibuka perdana, Ahad (22/12/2019) warga tampak berbondong-bondong belanja berbagai kebutuhannya di BumDes Mart. Omzet di hari pertama BumDes Mart mencapai Rp 8 juta.

“Alhamdulillah, animo masyarakat Situgede cukup tinggi saat BumDes Mart dibuka. Mudah-mudahan saja ini pertanda baik untuk majunya proses pembangunan Desa Situgede,” pungkasnya. (*)

Penulis : ER

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here