Belum Kantongi Izin PPIU, Biro Perjalanan Haji dan Umroh di Garut Ditutup Satgas

garutexpress.id – Satgas Umrah Pencegahan, Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Ibadah Umrah menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Satgas menemukan biro perjalanan yang tidak memiliki izin sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Biro perjalanan tersebut adalah PT. AGM  yang beralamat di Jl. Samarang, Sukagalih Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat.

Kepada tim satgas, Direktur Utama PT. AGM, GAF, mengakui bahwa mereka belum mengantongi izin sebagai PPIU, tetapi sudah beroperasi sejak dua tahun lalu. Biro ini juga telah memberangkatkan sekitar 300 jemaah. Untuk memberangkatkan para jemaah tersebut, mereka mendaftarkan kembali kepada PPIU  di Jakarta.

Tim Satgas minta agar PT. AGM menutup kata-kata “umrah dan haji plus” pada papan nama mereka dan menghentikan pendaftaran jemaah umrah sampai dengan mereka memiliki izin operasional. Alternatif lainnya, PT AGM mendaftar sebagai kantor cabang PPIU. Tentunya ada ketentuan yang harus dipenuhi, antara lain penggunaan nama yang sama dengan kantor pusat PPIU.

“Praktik seperti ini tidak dibenarkan dan dapat diancam dengan pidana sesuai UU 8 tahun 2019,” ujar Zakaria Anshori yang memimpin inspeksi ini, dilansir dari situs Kemeng.go.id.

Dalam kesempatan itu, pimpinan PT. AGM diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak melakukan praktik penyelenggaraan umrah di atas materai.

Kepada Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kankemenag Garut serta Kepala Seksi Pembinaan Haji dan Umrah Kanwil Jabar Jajang Apipudin  yang ikut mendampingi, Zakaria meminta untuk memantau agar komitmen PT. AGM tersebut dilaksanakan.

“Kita masih melakukan upaya-upaya persuasif. Tapi kalau tidak ada itikad baik, pastinya akan kita laporkan kepada pihak yang berwajib,” pungkasnya. (MHI)***


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here