Aneka Lomba Olahraga Rekreatif Warnai Jambore II IGORA Jabar

garutexpress.id- Setelah sukses di kota Sukabumi, Ikatan Guru Olahraga (IGORA) kembali menyelenggarakan Jambore untuk yang kedua kalinya di Garut. Jambore II tingkat Jawa Barat ini diikuti ratusan peserta yang merupakan para guru olahraga dari berbagai tingkatan sekolah se Jabar.

Rangkaian kegiatan Jambore II Igora yang mendapat dukungan Kementrian Pemudan dan Olahraga (Kemenpora) ini berlangsung selama dua hari di salah satu kawasan wisata, tepatnya di Hotel Cipaganti, Cipanas, Kabupaten Garut, (20-21/12/2019).

Menurut Ketua Igora Jabar, Drs. H. Jaka Supriatna, M.Pd., dalam Jambore II kali ini, selain menyelenggarakan sarasehan, juga dimeriahkan berbagai lomba olahraga rekretaif.

“Pada kesempatan Jambore II ini Alhamdulillah, kita bisa menyelenggarakan Jambore yang kedua kalinya di Kabupaten Garut dengan mendapat dukungan dari Kemenpora. Selain saresehan, dalam kegiatan ini juga kita menggelar olagraga rekreatif. Olahraga rekretatif yang dimaksud seperti ‘kaulinan budak’ (permainan anak-anak tradisional) ini memang harus kita lestarikan. Olahraga rekretaif yang kita lombakan dalam Jambore II ini di anaranya egrang, sumpitan, lari balok (bakiak cross) dan yang lainnya,” ungkap H. Jaka, disela-sela kegiatannya.

Diharapkannya, keberadaan Igora dengan berbagai kegiatannya itu para guru olahraga bisa bersatu padu dan mampu membangun dunia olahraga yang maju.

“Tentunya, kita berharap dengan adanya Igora ini tidak ada lagi sekat, mana itu guru olahraga SD, SMP, SMA dan seterusnya. Semuanya sama, bersatu ‘ngahiji’ untuk membangun dunia olahraga dan pendidikan keolahragaan yang maju,” ujarnya.

Jaka menambahkan, setelah Jambore II di Garut, agenda Igora Jabar selanjutkan atau yang ke 3 akan kembali digelar di Kota Bandung. Bahkan menurutnya, dalam gelaran Jambore 3 nanti akan diselenggarakan senam masal yang akan memecahkan rekor muri.

“Rencanaya, Jambore 3 akan kita selenggaran di Kota Bandung pada bulan Desember 2020. Kita (Igora) juga dalam Jambore 3 nanti akan membuat gebarakan dengan senam massal yang akan memecahkan rekor muri. Senam masal yang akan digelar nanti kita sebut SKJDUL (Senam Kesegeran Jasmanai Jadul). Pokoknya SKJDUL yang sempat booming di tahun 80 an ini akan kita bangkitkan kembali. Diharapkan dengan SKJDUL ini para guru dan juga pserta didiknya kembali mendapatkan manfaat dari kesegaran jasmanai melalui SKJ ini,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Pendidikan Menengah pada Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Drs. Ary Moelyadi, M.Pd., mengatakan, pihaknya mendukung berbagai kegiatan olahraga, khususnya Igora yang memang sudah jelas dan legal sebagai wadah profesi guru potensial yang bisa melahirkan atlet-atlet berbakat.

“Tentu, Kemenpora selalu mendukung dan memfasilitasi kegiatan Igora ini. Karena memang Igora kan sebuah organisasi guru olahraga yang jelas dan legal. Igora sangat potensial melahirkan atlit berbakat, karena dari pendidikan guru-guru olahragalah salah satunya bisa dilahirkan atlet-atlet berbakat sejak usia dini,” ungkapnya.

Disinggung terkait dukungannya pada penyelenggaraan Jambore II di Kora Bandung, Ary menagaskan pihaknya akan memberikan dukungan sekaligus stimulan untuk suksesnya agenda Igora tersebut.

“Insya Allah, program Igora yang nyambung dengan kita (Kemenpora/red) seperti dalam Jambore 3 di kota Bandung nanti akan kita dukung sekaligus memberikan stimulan,” katanya. (*)

Penulis : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here