Usai Dilantik, 54 Guru Gelar Do’a Bersama di Gedung PGRI Garut

garutexpress.id- Sedikitnya ada 54 orang guru menggelar syukuran do’a bersama usai dilantik sebagai guru pertama. Sebelumnya prosesi pelantikan berlangsung di Gedung PGRI Kabupaten Garut, Senin (4/11/2019).

Do’a bersama tersebut dimpin langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Garut, Drs  H. Mahdar Suhendar, M Pd.

Ke 54 orang gura pertama yang baru dilantik tersebut merupakan para guru dari beberapa wilayah di Kabupaten Garut yang terdiri dari guru SD 49 orang dan 5 orang guru SMP. Mereka yang dilantik tersebut sebelumnya merupakan guru honorer katagori 2 tahun 2014.

Sebelum digelar do’a bersama, terlebih dahulu para guru diberikan bimbingan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut  H. Totong, M.Pd.

Dalam arahannya, Totong berpesan agar para guru senantiasa menjaga marwah profesinya sebagai guru. Disamping itu, Kadisdik juga berharap agar pelajar  lulusan SD bisa hafal Al-Qu’ran minimal 1 juz, lulus  SMP minimal 2 juz.

“Selain bisa hafal Qur’an, saya juga berharap agar selalu melaksanakan ibadah lainnya, sepeti  shalat sunat dhuha.  Para peserta didik nantinya akan terbiasa, sehingga menjadi anak yang shaleh dan shlehah,” katanya.

Sementara itu,  H. Mahdar, selaku ketua PGRI Kabupaten Garut, mengucapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT yang telah mengabulkan do’a do’a para guru.

“Kita tentunya bersyukur ke hadirat Allah SWT yang telah mengabulkan do’a-do’a kita bersama,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, H.Mahdar juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para guru yang telah bershabar menjalankan profesinya. Khususnya kepada 54 orang yang selama ini sudah bersabar dan tawaqal dalam menghadapi dinamika kepegawaian selama empat tahun sehingga berhasil  menjadi guru pertama.

“Semoga menjadi guru yang amanah , istikomah dan propesional . Saya sendiri sangat mengapresianya, tak lupasaya ucapkan terimakasih kepada pihak Dinas (Disdik), BKD dan pihak terkait lainnya. Termasuk jajaran Bupati  serta Sekda Garut , sehingga pada akhirnya bisa terlantik. Ucapakan terimakasih juga saya sampaikan kepada Arif selaku koordinator dari 54 orang guru yang cukup dinamis dalam menyikapi kebijakan pihak pemerintah,” ungkapnya.

Arief Syaffiq, selaku kordinator guru-guru juga menyampaikan hal senada dengan ketua PGRI.

“Saya ucapkan terima kasih kepada bapak Ketua PGRI Kabupaten Garut  yang selama ini sudah bersedia mebimbing kami dan menerima keluhan-keluhan di lapangan selama proses kepengurusan. Seperti tunjungan dan golongan, bukan hanya itu, beliau juga banyak mengajarkan banyak kepada kami,” ungkapnya.

Menurut Arif, selama ini Ketua PGRI (H. Mahdar) telah membimbing berbagai hal, di antaranya bersabar dan bagaimana cara untuk menyikapi permasalahan. Sehingga apa yang dcita-citakan selama empat tahun bisa terlaksana dengan lancar aman tertib.

“Kami ucapkan terima kasih juga kepada berbagai pihak, baik Dinas Pendidikan, BKD Kabupaten Garut. Khususnya ibu kabid, kasie  yang telah membantu dan bersedia menyelesaikan masalah golongan kami yang selama ini dinanti-nanti sehingga terseleikan dengan baik,” ujanya.

Diharapkannya, momentum  ini menjadi penegasan posisinya sebagai pendidik sehingga bisa bisa lebih semangat dalam melaksanakan tugas.

“Bisa menjadi orang yang amanah sehingga bisa menjaga marwah sebagai guru. Dan kami akan mempersiapkan diri terhadap karir kami sebagi guru. Sehingga kami bisa berproses untuk menempuh jenjang karir kami kedepannya. Semoga bisa terlaksana tanpa ada kendala,” pungkasnya. (*)

Penulis : Zenal

Editor   : ER

 


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here