Terkait Dugaan Korupsi Pokir, Kejari Kembali Panggil 4 Anggota DPRD Garut

Azwar, Kepala Kejari Garut, ***

garutexpress.id- Terkait dugaan korupsi dana Pokok-pokok pikiran (Pokir) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Garut terus melakukan penyelidikan. Kali ini Kejari memanggil sedikitnya 4 orang anggota DPRD Garut periode 2014-2019.

“Kita terus memanggil dan memeriksa anggota DPRD periode 2014-2019 untuk dimintai keterangannya terkait kasus Pokir. Semuanya berjumlah 50 orang (anggota DPRD Garut) termasuk semua unsur pimpinan akan kita periksa,” kata Kepala Kejari Garut, Azwar, Selasa (19/11/2019).

Menurutnya, pada Senin (18/11/2019) Kejari kembali memanggil 4 anggota DPRD Garut Periode 2014-2019. Keempat anggota dewan itu di antaranya Yogi Yudawibawa (PDIP), Juju Hartati (PDIP), Endang Kahfi (Demokrat) dan Jajang (PKS).

Dikatakannya, dari empat orang anggota dewan yang dipanggil tersebut, satu di antaranya, yakni Juju Hartati tidak datang, alias mangkir.

Azwar menegaskan, target penyelidikan ini ditargetkan akan tuntas pada awal Desember 2019. Untuk memebuhi target, pihaknya terus meningkatkan inetnsitas penyelidikan.

“Kita sudah menambah jaksa yang dilibatkan untuk penyelidikan kasus ini. Ada 11 orang jaksa untuk melakukan pemeriksaan ini,” katanya.

Dijelaskannya, hingga Senin sore ini, Kejari Garut sudah memeriksa sedikitnya 20 orang anggota dewan. Sementara sisanya, 30 orang, termasuk unsur pimpinan akan segera diperiksa berikutnya.

Selain telah memeriksa anggota dewan, Kejari juga telah melakukan pemeriksaan tehadap pejabat dan staf di lingkungan skretariat dewan (Setwan) termasuk beberapa pejabat Pemkab Garut.

“Kita juga akan memanggil dan memintai keterangan dari beberapa rekanan. Karena penggunaan dana Pokir ini juga ada keterlibatan mereka,” tukasnya. (*)

Penulis : Ahen

Editor   : ER

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here