Tak Pernah Terima Bantuan Pemerintah, Janda Renta di Ciudian Akhirnya Meninggal

garutexpress.id- Mak Encum janda renta dari kalangan tak mampu di Kampung Limustilu, Desa Ciudian, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut akhirnya tutup usia. Perempuan berusia 80 tahunan ini dikabarkan meninggal dunia sekira 15.00 WIB, di gubuknya yang tak layak huni,Kamis (08/11/2019).

Sebelum meninggal dunia, almarhumah diketahui menderita sakit selama hampir tiga tahunan. Selama sakit, ia hanya terbaring di gubuknya tanpa diobati atau dibawa ke dokter. Alasan ketidakmampuan secara ekonomi membuat Mak Encum hanya bisa menahan sakit hingga akhir hayatnya.

“Almarhumah (Mak Encum) sebelum meninggal, sakitnya semakin parah. Pagi harinya sempat dibuatkan bubur oleh tetangganya, namun tak dimakan. Saat dijengku sore hari di rumah (gubuk) nya Mak Encum sudah meninggal dunia,” ungkap salah seorang tetangga Mak Encum.

Diungkapkannya, selama tiga tahun terakhir almarumah tinggal sendirian di gubuknya. Mak Encum hanya bisa terbaring lemah dan pasrah. Sesekali beberapa tetangganya yang iba melihat kondis Mak Encum menengoknya untuk melihat kondisi perempuan renta ini.

“Sempat memeriksakan ke dokter karena keterbatasan ekonomi tidak dilanjutkan, Banyak juga yang pernah menjenguknya, termasuk dari pihak desa dan Babinsa, bahkan Mak Encum pernah dijenguk ketua DKKG juga,” katanya.

Seperti dikethaui, sebelumnya Mak Encum (80) sempat diberitakan beberapa media, janda miskin ini tak pernah mendapatkan program bantuan pemerintah. Ironis memang, program bantuan seperti BPNT, PKH, Jaminan Kesehatan dan program sosial lainnya tak pernah diterima Mak Encum hingga akhirnya meninggal dunia.

“Kami berharap pemerintah terjun ke lapangan mengadakan evaluasi banyak fakta di lapangan, warga mampu mendapatkan bantuan dan sebaliknya warga yang seharusnya mendapatkan tidak menerimanya,” ujar Indra salah seorang warga setempat.

Saat Mak Encum meninggal dunia, aksi simpatik ditunjukan anggota Koramil 1117/Singajaya. Danramil Kapten Inf. Iyus Rustandi, langsung memerintahkan anggotanya, yakni Babinsa Desa Ciudian, Sertu Gancang Wibisono untuk melayatnya sekaligus mengurus proses pemakaman Mak Encum. (*)

Penulis : Tim GE
Editor : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here