Tak Ada Laporan Kecurangan dalam Pilkades, Aparat Tetap Siaga

garutexpress.id- Pascapemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2019, aparat keamanan masih melakukan patroli. Polisi pun belum menerima laporan adanya indikasi kecurangan.

Kapolres Garut, AKBP Dede Yudi Ferdiansah, mengatakan, pihaknya dan Kodim 0611 Garut masih memantau perkembangan wilayah pascapilkades. Setelah penghitungan suara selesai, potensi kerawanan cukup tinggi.

“Terutama dari pihak yang kalah. Sejauh ini belum ada indikasi kecurangan. Semuanya berpartisipasi dengan baik,” ucap Dede, Kamis (7/11/2019).

Dede menambahkan, dari 125 desa yang menggelar Pilkades, antusias masyarakat sangat tinggi. Setiap tempat pemungutan suara (TPS) dipadati masyarakat.

“Beberapa lokasi yang rawan kami turunkan personel lebih banyak. Ada bantuan dari Brimob juga,” katanya.

Sehari sebelum pencoblosan, pihaknya juga sempat mengamankan seorang warga di Desa Tanjungkarya, Kecamatan Samarang. Warga tersebut mengancam warga lainnya menggunakan senjata tajam.

“Diamankan warga, polisi dan TNI. Sekarang masih ditahan di Mapolres,” ucapnya.

Pihaknya masih memeriksa pelaku pembawa senjata tajam. Jika terbukti, pelaku bisa dikenakan Undang-undang darurat karena mengancam dengan kekerasan.

“Pelakunya memaksa untuk memilih salah satu calon. Padahal dia juga bukan warga Tanjungkarya. Ada temannya yang jadi salah satu calon,” ujarnya.

Meski sempat terjadi keributan, Dede mengaku proses Pilkades di Tanjungkarya tak terhambat. Proses Pilkades secara umum berlangsung lancar. “Sampai sekarang anggota masih di desa. Masih siaga memantau perkembangan,” katanya. (*)

Penulis  : FW

Editor    : ER


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here