Pemkab Garut Minta Instansi/Perusahaan Beri Dispensasi untuk Pemilih Kades

garutexpress.id- Pemkab Garut telah meminta kepada instansi pemerintah dan perusahaan swasta untuk memberi dispensasi bagi pekerjanya di hari pencoblosan kepala desa pada 5 November. Partisipasi pemilihan kepala desa (Pilkades) di 125 lokasi diharap bisa disambut masyarakat.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengatakan, salah satu bentuk dukungan dalam Pilkades yakni dengan ikut memilih. Ia berharap, perusahaan dan instansi tak mempersulit pekerjanya yang akan memilih kepala desa.

“Kami minta dispensasi bagi yang punya hak pilih saja. Kan cuma125 desa dari 420 desa yang melaksanakan Pilkades. Artinya tak akan mengganggu aktivitas pekerjaan,” ucap Helmi di Kantor Pemkab Garut, Jumat (1/11/2019).

Sekolah dan instansi pemerintah, lanjutnya, tak diliburkan pada hari pencoblosan. Pemerintah hanya meminta agar perusahaan untuk memberi izin ke pekerjanya.

“Pencoblosan kan tidak terlalu lama. Jadi kami minta dispensasi sebentar. Banyak yang ingin ikut memilih tapi bingung karena hari kerja. Makanya kami edarkan surat ke instansi dan perusahaan,” katanya.

Helmi optimistis, tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkades serentak bisa mencapai 70 persen. Bahkan jumlahnya bisa melebihi target karena pemimpin yang akan dipilih berada di daerahnya.

“Beda sama Pilkada di kabupaten. Kalau Pilkades kan mereka sudah kenal calonnya. Jadi tidak akan sulit menentukan pilihan,” ujarnya. (*)

Penulis : Tim GE

Editor   : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here