Pemdes Padaasih Gelar Bimbingan Penyuluhan Perlindungan Anak

garutexpress.id- Sebagai wujud kepeduliannya terhdap pertumbuhan dan kesehatan anak, Pemerintah desa (Pemdes) Padaasih menggelar Bimbingan Pelatihan Penyuluhan Perlindungan Anak (Stunting). Agenda kegiatan yang diperuntukan para kades posyandu dan guru Paud ini digelar di Aula Desa Paasih, Kecamatan Pasirwangi , Kabupaten Garut, Rabu, (27/11/2019).

Kepala Desa Padaasih, Erik mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan tersebut agar masyarakat memahami apa itu stunting dan bagai mana cara mencegahnya.

”Kegiatan ini langsung diberikan materi oleh dr. Dina dari Puskesmas Gadog, Kecamatan pasirwangi. Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini anak-anak terlahir dengan normal sesuai dengan apa yang diharapkan,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan mengetahui apa itu ‘stunting’ terlahir generasi-generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas dan tumbuh maksimal.

“Untuk itu, para kader posyandu harus proaktif, saling berkomunikasi dengan pihak desa, masyarakat setempat terutama terhadap bidan puskesmas.  Agar nantinya tidak saling menyalahkan antara kader dan masyarakat,” katanya.

Dijelaskannya, stunting merupakan gagal tumbuh pada anak atau balita yang kekurangan gizi kronis. Sehingga pertumbuhan anak lebih pendek dari umumnya.

“Maka dari itu diperlukan bagi ibu-ibu hamil ataupun belita untuk mengosumsi makanan yang bergizi. Stunting diakibatkan dari faktor multifungsi, di antaranya, pengasuhan yang kurang baik, terbatasnya layanan kesehatan, kurangnya makanan bergizi serta kurangnya akses air bersih dan Senitrasi. Sehingga, dampak dari stunting ini bisa menyebabkan gagal tumbuh dan gangguan metabolik,” ungkapnya.

Diharapkannya, khusus di wilayah Desa Padaasih ini tidak ada anak yang menderita stunting. Jika stunting sudah terjadi, harus secepatnya ditangani dengan pembinaan yang lebih baik lagi.

Sementara itu,  Neng Siti Muhibah, salah peserta mengungkapkan, dengan adanya pelatihan dan peyuluhan pelindungan anak (stunting) itu bisa menambah wawasan.

“Bagus, kegiatan ini bisa menambah wawasan terkait stunting.  Lebih bagus lagi disampaikan ke masyarakat tentang apa itu stunting, seharusnya ada penyuluhan ke masyarkat oleh kader atau bidan desa,” harapnya.

Sementara itu, Camat Pasirwangi, Odik mengungkapkan, posyandu merupakan wadah yang dapat digunakan untuk upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kesehata. Mulai dari gizi, kesehatan ibu dan anak, pola hidup bersih sehat, imunisasi dan sebagainya.

“Lewat model penimbangan dan pemantauan gizi tiap bulan juga dapat dijadikan sebagai alat untuk mengetahui gizi yang tujuan akhirnya adalah upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi balita. Jika pelaksanaan posyandu baik, maka target program akan terpenuhi.  Akan tetapi, jika pelaksanaan posyandu kurang lancar maka target tidak akan bisa terpenuhi,” ungkapnya.

Ditambahkannya, dalam praktek di masyarakat pelaksanaan posyandu masih mengalami beberapa kendala. Kendala yang dimaksud di antaranya kemampuan kader yang masih kurang dalam kegiatan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.

“Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan kader posyandu dalam pengukuran dan penimbangan balita serta status gizi ibu dan balita. Perlu juga peningkatan kemampuan penyuluhan kader.  Hal ini berimplikasi pada penanganan permasalahan kesehatan ibu dan balita lebih cepat,” ujarnya.

Dijelaskannya, metode yang digunakan dalam pelatihan yaitu dengan pemberian kegiatan pelatihan-pelatihan untuk peningkatan skill kader posyandu disertai dengan sering berkomunikasi antara bidan desa bidan puskesmas.

“Melalui kegiatan ini diharapkan peran posyandu sebagai ujung tombak pemantauan status gizi di masyarakat dapat lebih optimal. Hasil dari kegiatan ini meningkatkan kemampuan kader dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat dengan metode yang lebih baik sehingga meningkatkan kepercayaan diri kader untuk bisa berbagi kepada masyarakat tentang kesehatan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan di Desa Padaasih tersebut diikuti peserta dari kader posyandu dan para kepala paud beserta gurunya se Desa padaasih. Selain dihadiri camat, dalam kegiatan itu juga dihadiri perwakilan dari koramil, kepala puskesmas, dan tamu undangan lainnya. (*)

Penulis : Zenal

Editor  : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here