Lalai Tangani Pasien, RS Intan Husada Segera Digugat Warga

garutexpress.id- Keluarga Yudi Muhamad Aulia warga Desa/Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut merasa kecewa atas kelalaian rumah sakit Intan Husada kepada 2 anggota keluarganya yang dirawat di rumah sakit tersebut, selama tiga hari, Senin-Rabu (18-20/11/2019).

“Saat itu anak saya bernama Syifa Maulida berusia 25 tahun dan adik saya Dea Amelia usia 40 tahun dirawat karena mengalami sakit akibat digigit serangga, sehingga harus menjalani operasi dibagian tangan,” kata Yudi.

Selanjutnya, pada hari Rabu (20/11/2019), akibat kelalaian pihak rumah sakit pascaoperasi terjadi pembengkakan di bagian tangan karena diduga terjadi kesalahan fatal dalam penggunaan infusan.

“Atas dasar itu, saya anggap ada kelalaian, kenapa ? Pertama, yang menimpa anak saya Syifa dimana dalam mengatur infusan terlalu cepat yang berakibat pembekangan tangan. Dan lebih parah lagi kasus yang kedua menimpa adik saya, Dea dimana cairan infusan kehabisan hingga kosong,” ujar Yudi ditemani pengacara pribadinya, Syam Yousep Djoyo dari Kantor Hukum Yos & Rekan.

Menurut Yudi, pada saat itu peristiwa tersebut telah diadukan melalui pihak rumah sakit. Akan tetapi, lanjut Yudi, dirinya menyayangkan respon rumah sakit kurang begitu respek diterimanya.

“Mereka mengakui atas kesalahan itu, dan hanya meminta maaf saja. Makanya atas kelalaian tersebut, sekarang saya berencana akan menggugat pihak rumah sakit itu,” ujarnya.

Sementara itu, pengacara Yudi, Syam Yousep Djoyo menyampaikan, atas kejadian ini pihaknya selaku kuasa hukum Yudi Muhamad Aulia atau akan melakukan upaya hukum dalam penanganan kasus ini.

“Sesuai keinginan klein kami, pihaknya akan segera melakukan upaya hukum terhadap apa yang dianggap suatu kelalaian yang dilakukan oleh pihak RS Intan Husada terhadap Klein kami,” tutur Syam Yousep, Senin (25/11/2019).

Upaya hukum itu, lanjut Syam, akan melampirkan surat somasi terhadap RS Intan Husada laporan pengaduan kepada organisasi Perawat kabupaten Garut, Dewan Pengawas Kesehatan, Dinas Kesehatan Garut, Provinsi hingga Kementerian Kesehatan RI.

“Kami juga akan menerima pengaduan dari masyarakat apabila ada keluarga pasien yang sempat dirugikan akibat pelayanan di RS Intan Husada yang saat ini akan kita perkarakan,” terang Syam Yousep. (*)

Penulis : Papap

EditorĀ  : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here