Kisah Pilu Mak Ijah, Janda Renta di Malangbong Menanti Bantuan Pemerintah

garutexpress.id- Tinggal di sebuah rumah yang jauh dari kata layak, di usianya yang kian renta, Mak Ijah hidup sendiri setelah ditinggal suaminya beberapa tahun lalu. Untuk memenuhi kebutuhan sehar-harinya, Ia hanya berharap belas kasihan dari tetangga terdekatnya.

Di usianya yang lebih dari 70 tahun, kondisi tubuh Mak Ijah nampak rapuh bahkan sedikit pikun. Di rumahnya, Ia sesekali ia ditemani Wulan Septian, cucu satu-satunya yang biasa mengatarkan makanan alakadarnya. Mak Ijah sendiri memiliki seorang anak yang juga hidup dengan keterbatasan ekonomi.

Di masa tuanya, kini Mak Ijah tinggal di sebuah rumah yang hampir roboh di kawasan Kampung Legok, RT/RW 03/01, Desa Malangbong, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut.

Menurut Ujang Solihin (48) salah seorang perangkat Desa Malangbong, kondisi Mak Ijah sangat memilukan, setiap hari Ia hanya diberi makan alakadarnya oleh cucunya. Anehnya, kondisi Mak Ijah yang notabene janda renta tak mampu, selama ini sama sekali tak pernah mendapatkan bantuan pemerintah.

“Ya, kasihan memang, selama ini Mak Ijah tak pernah mendapatkan bantuan pemerinta, semisal BPNT, KIS atau dan sejenisnya. Setiap hari Mak Ijah biasa dikrimi makanan alakadarnya oleh cucunya, anak dari Tuti Mariam (45) anak Mak Ijah satu-satunya,” tutur Ujang.

Sementara itu, saat ditanya, Mak Ijah mengaku tak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah. Dengan raut muka penuh tanya, Mak Ijah hanya menggelengkan kepalanya.

“Gak tahu, emak gak pernah dapat bantuan apapun dari pemerintah. Hanya cucu emak saja yang biasa ngantar makanan,” tuturnya, lirih. (*)

Penulis :  Ags’s

Eitor      :  ER


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here