Kasus ‘Video Vina Garut’ Mulai Disidangkan, 3 Pelaku Tertunduk Digiring Petugas

garutexpress.id- Kasus video asusila ‘Vina Garut’ hari ini akan memasuki babak baru. Ketiga pelaku yakni Wely, Dodi, dan Vina akan menjalani persidangan perdana.

Berdasarkan jadwal sidang di situs Pengadilan Negeri (PN) Garut, sidang perdana kasus keasusilaan itu akan dilaksanakan pukul 09.00. Namun hingga pukul 10.00, sidang belum kunjung dimulai.

Sidang kasus asusila itu akan menggunakan ruang Garuda. Ketiga terdakwa datang ke PN Garut sekitar pukul 09.50. WIB.

Terdakwa Vina, langsung digiring petugas ke ruang tunggu anak. Sedangkan dua terdakwa lain, menunggu di ruang tahanan.

Vina yang mengenakan kerudung dan celana warna hitam, kemeja putih dibalut dengan rompi tahanan warna jingga terlihat santai saat turun dari bus tahanan.

Di dalam ruang tunggu anak, Vina juga memegang sebuah Alquran. Ia membaca ayat suci sambil menunggu persidangan.

Sejumlah awak media sempat bertanya terkait kondisi kesehatan Vina. Namun, Vina tak memberi jawaban. Ia sesekali tertunduk untuk menghindari sorotan kamera.

Sidang perdana tiga terdakwa kasus video asusila ‘Vina Garut’ di Pengadilan Negeri (PN) Garut berakhir pukul 15.30. Sidang selama 1,5 jam itu beragendakan pembacaan dakwaan.

Terdakwa Pina Aprilianti jadi yang pertama keluar dari ruang sidang Garuda pukul 15.00. Saat keluar dari ruangan, Pina langsung didampingi kuasa hukumnya.

Ia berjalan cepat menuju ruang tahanan. Tak ada kata-kata yang diucapkan Pina kepada wartawan yang sudah menunggu.

Hal yang sama dilakukan terdakwa Wely yang keluar 15 menit kemudian. Wely tak berbicara satu kata pun saat ditanya awak media.

Ia bahkan terus menutup wajahnya dengan menggunakan peci warna hitam saat digiring petugas ke ruang tahanan.

Berbeda dengan terdakwa Agus Dodi. Pria asal Kabupaten Bandung itu mau menjawab pertanyaan dari wartawan. Bahkan langkahnya sangat perlahan saat dibawa ke ruang sidang.

“Lancar sidangnya. Mohon doanya yah, semoga kasus saya cepat selesai dan semoga kasus saya bisa menjadi contoh buat yang lain,” ujar Dodi selepas sidang, Kamis (28/11/2019).

Dodi menyadari, perbuatan yang dilakukannya sangat salah. Kasus tersebut diharap Dodi bisa menjadi pelajaran yang berharga untuk semuanya.

“Satu lagi, semoga semuanya lancar. Kasus ini cepat selesai dan kami bisa diadili dengan seadil-adilnya,” ucapnya. (*)

Penulis : FW

Editor   : ER


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here