Hadiah MTQ Belum Cair, Bupati : “Saya Minta Maaf, Ini Memalukan”

Rudy Gunawan- Bupati Kabupaten Garut.***

garutexpress.id- Bupati Garut Rudy Gunawan kaget ketika ditanya hadiah bagi para juara Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Garut, belum diberikan. Sebelum menjawab pertanyaan, Bupati pun terdiam dan geleng-geleng kepala.

“Saya minta maaf, saya prihatin, dan ini memalukan. Saya sudah cek tapi katanya sudah dibayarkan, tapi akan saya cek lagi kenapa belum dibayarkan, kenapa terlambat,” kata Bupati usai menghadiri acara Malam Silaturahmi Penggiat Sepak Bola Bersama Forkopinda Garut di gedung Pendopo, Minggu (10/11/2019) malam.

Dengan adanya kejadian ini, Ia berjanji akan menegur Bidang Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Adkersa). “Sangat prihatin, kan saya yang menyerahkan hadiah itu secara simbolisnya. Saya malu.” tukasnya.

Menurutnya, hadiah para juara MTQ sudah dianggarkan dari APBD, sementara hadiah dari Baznas merupakan hadiah tambahan.

“Kalau dari Baznas untuk perangsang para kafilah. Kalau hadian lainnya itu dari APBD. Ini sangat keterlaluan, boa boa tenda oge can dibayar, ini keterlaluan,” tandasnya.

Diberitakan, para juara MTQ Kabupaten Garut, yang berahir Jumat (25/10) lalu belum cair. Para oficial, panitia kecamatan, dan pihak keluarga yang menjadi juara mempertanyakan hadiah tersebut, kapan akan dibagikan.

“Ada informasi, katanya hadiah menunggu pencairan dari Baznas. Kami juga heran, kenapa hadiahnya dari Baznas. Ini kan APBD, mestinya panitia itu mempersiapkan anggaran jauh jauh hari,” kata panitia kecamatan.

Sementara itu, Ketua Baznas Garut, Rd. Aas Kosasih membantah kalau hadiah juara MTQ dialokasikan dari anggaran Baznas. Ia menyebutkan, hadiah dari Baznas untuk juara MTQ tersebut hanya berupa untuk pemberangkatan umroh salah seorang pemenang. “Dan hadiah untuk umroh itu sudah diberikan,” kata Aas.

Camat Garut Kota, Bambang Hapizd membenarkan hadiah berupa uang pembinaan dari panitia untuk juara MTQ Garut belum ada yang dibayar. Termasuk juara yang dari kecamatan Garut Kota.

“Meski Garut Kota sebagai tuan rumah tapi masalah hadiah itu adanya di Panitia Kabupaten, yang anggarannya dari APBD. Juara dari Garut Kota juga sampai saat ini belum menerima. Bukan hanya di sini saja tapi semua juara juga belum menerima, ” katanya. (*)

Penulis : Papap

Editor    : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here