Gelar SKPP, Bawaslu Garut Berharap Partisipasi Masyarakat Meningkat

SUASANA kegiatan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) di kawasan wisata Cipanas Garut, Senin (18/11/2019)/ foto : Useu G Ramdani/garutexpress.id. ***

garutexpress.id- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Garut mengadakan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) di salah satu tempat wisata Cipanas selama 4 hari, Senin-Kamis (18-21/11/2019).

Menurut Ketua Bawaslu Garut, Dr. Hj. Ipa Hafsiah Yakin, S.E., M.Si.,M.M., SKPP ini sudah merupakan agenda kegiatan Bawaslu Provinsi, yang ditunjuk oleh Bawaslu RI.

“Di Indonesia hanya ada 4 provinsi yang ditunjuk Bawaslu RI untuk melaksanakan SKPP ini, salah satunya Provinsi Jawa Barat. Nah, setiap kabupaten/Kota di Jawa Barat akan menggelar SKPP ini secara bertahap. Bawaslu Garut merupakan tahap ke dua atau gelombang ke dua,” kata Ipa, Selasa (19/11/2019).

Ketua Bawaslu Garut, Dr. Hj. Ipa Hafsiah Yakin, S.E., M.Si.,M.M./ foto : Useu G Ramdani/ garutexpress.id ***

Ia menuturkan, SKPP ini diikuti 98 peserta dari unsur masyarakat berbagai kalangan dari beberapa kecamatan. Peserta ini sebelumnya mengikuti tahapan seleksi, baik tertulis maupun wawancara. Hapsiah menuturkan, semula yang mendaftar itu sebanyak 198 orang. Selanjutnya diseleksi administrasi, tertulis, wawancara, dan lainnya terkait Pemilu hingga sisanya 98 orang yang mengikuti SKPP ini.

“Alhamdulillah animo masyarakat cukup tinggi untuk mengikuti SKPP ini. Peserta ini dari berbagai kalangan dengan batas usia 19-30 tahun, dan berasal dari berbagai kecamatan. Kenapa usianya dibatasi ?, karena kita butuh peserta itu yang energik. Bahkan peserta yang berasal dari lembaga, diminta surat ijin dari institusi dimana mereka bekerja,” bebernya.

Adapun nara sumber, kata Ipa, didatangkan dari berbagai kalangan, seperti akademisi, profesional, dan birokrasi baik dari Garut maupun luar Kabupaten Garut.

Menurutnya, maksud dan tujuan di adakannya SKPP ini adalah untuk melaksanakan fungsi pendidikan Bawaslu, meningkatkan pengawasan partisifatif masyarakat, sebagai sarana pendidikan pemilu bagi masyarakat, dan pembentukan pusat pendidikan pengawasan pemilu yang berkesinambungan bagi masyarakat. Juga menciptakan kader pengawasan yang tepat guna, serta menciptakan kantong kantong atau simpul simpul pengawasan di semua lapisan masyarakat yang ada di Indonesia, khususnya di Kabupaten Garut.

“Kami berharap dengan animo peserta SKPP yang cukup tinggi ini mendapat ilmu yang konperensif dan menjadi kader-kader sosialisasi di masyarakat,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Garut, Wahyudijaya yang juga nara sumber dalam kegiatan SKPP Bawaslu Garut tersebut, menyambut baik adanya SKPP ini.  Diharapkannya, setelah kegiatan ini para peserta sudah menekuni dan paham akan berpolitik dan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pemahaman pemilu dan regulasi.

“Kami berharap, setelah ini mereka kembali ke masyarakat dan bisa memberikan pencerahan atau sosialisasi tentang Pemilu. Dan mendapat ilmu yang konperensif dan menjadi agen agen sosialisasi di masyarakat,” katanya. (*)

Penulis : Papap

Editor : ER

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here