CA-TWA Kamojang Dialihfungsikan, Aparat Gabungan Gelar Operasi

garutexpress.id – Tim gabungan dari sejumlah unsur mengadakan operasi simpatik pemulihan daerah aliran sungai (DAS) Citarum di kawasan Cagar Alam (CA) dan Taman Wisata Alam (TWA) Kamojang. Operasi tersebut untuk menertibkan penggunaan lahan ilegal.

Kasubdit PPH Wilayah Jawa dan Bali Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Taqqiudin, mengatakan, sebanyak 150 hektare lahan di CA dan TWA Kamojang sudah dialihfungsikan. Sejumlah masyarakat, menjadikan lahan itu sebagai kawasan pertanian.

“Ada 150 hektare lahan yang ada kegiatan ilegalnya. Tersebar di beberapa titik. Sudah dipetakan dan sosialisasi juga ke masyarakat,” ucap Taqqiudin di kawasan Kamojang, Senin (25/11/2019).

Operasi simpatik tersebut, melibatkan TNI, polisi, Polhut, Satpol PP, dan masyarakat. Sebanyak 150 personil gabungan akan melakukan operasi selama empat hari. Pihaknya mengedepankan cara persuasif selama melaksanakan operasi.

“Sekarang operasi simpatik ini, mereka (perambah lahan) harus keluar dari kawasan. Apalagi penggunaannya tidak sesuain peruntukan,” katanya.

Sebelum melaksanakan operasi simpatik, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada pengguna lahan. Selain itu, surat peringatan satu sampai tiga juga telah diberikan.

“Surat peringatan itu supaya mereka menghentikan kegiatannya. Mereka juga mengakui jika aktivitas kawasan menyalahi aturan dan dampaknya merugikan yang lain,” ucapnya.

Kegiatan yang dilakukan di kawasan Kamojang, lanjutnya, didominasi oleh pertanian. Seperti menanam cabai dan sayuran lainnya. Padahal mereka menyadari jika lahan yang digunakan merupakan kawasan CA dan TWA.

“Kalau masih ada kegiatan setelah operasi simpatik ini, bisa diproses hukum. Makanya selama empat hari, personil gabungan yang terbagi empat regu akan melakukan operasi,” ujarnya.

Kawasan TWA dan CA Kamojang memiliki luas 5.700 hektare. Pihaknya berharap, masyarakat bisa memahami pelarangan tersebut karena menggunakan lahan secara ilegal. (*)

Penulis : FW

EditorĀ  : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here