BLKK Ponpes Nurul Iman Selaawi Membuka Peluang Lapangan Kerja

garutexpress.id-  Mencari pekerjaan di zaman sekarang memang cukup sulit, apalagi tidak dibekali dengan skill yang mumpuni. Wajar saja, pihak pengelola perusahaan tidak akan menerima karyawan baru, karena memang si pelamar sendiri tidak memiliki keahlian seperti yang dibutuhkan perusahaan.

Baru-baru ini, untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia, Kementrian Ketenagakerjaan Indonesia membuat program Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) berbasis pesantren.

Saat ini, program BLKK berbasis pesantren ini sudah masuk dalam tahap 2. Di beberapa daerah, program ini telah diselenggarakan.

Pondok Pesantren Nurul Iman, yang beralamat di Kampung Sinarsari, RT/RW: 02/04, Desa Putrajawa, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, adalah salah satu pesantren yang dipercaya menyelenggarakan program tersebut. Belasan pserta pelatihan, belum lama ini telah mengikuti program tersebut.

Menurut pimpinan Ponpes Nurul Iman sekaligus penanggung jawab BLKK, H.Dede Burhanudin, BLKK yang saat ini dikelolanya itu telah mendapatkan satu paket pelatihan dengan pesertanya berjumlah 16 orang.

“Sementara ini, BLKK Ponpes Nurul Iman di bawah naungan Yayasan Tarbiyah Nahdlatul Ulama menyelenggarakan pelatihan Information and Tecnology (IT) tentang desain dasar komputer, serta semua hal yang berkaitan dengan tekhnologi informatika,” ungkapnya.

Dede menambahkan, manfaat dari pelatihan ini adalah untuk mengantisipasi angka pengangguran, umumnya di Indonesia, khususnya di lingkungan pesantren.

“Oleh karena itu, pesertanyapun lebih diutamakan bagi warga yang berada di sekitar pondok pesantren Nurul Iman yang tidak sedang mengenyam pendidikan reguler ataupun putus sekolah,” tutur H. Dede, saat dijumpai garutexpress.id disela-sela kegiatan pelatihan yang dihadiri pihak Muspika Selaawi, Rabu,(6/11/2019).

Dijelaskannya, setelah selesai mengikuti pelatihan para peserta akan mendapatkan sertifikat formal dan siap ditempatkan di beberapa perusahaan.

“Ada dua alternatif, yang pertama peserta boleh mencari pekerjaan sendiri dengan berbekal sertifikat tersebut dan yang kedua, Insya Allah akan disalurkan oleh pemerrintah,” katanya.

Selama mengikuti kegiatan pelatihan, para peserta terlihat bersemangat. Salah seorang pesrta BLKK Ponpes Nurul Iman, Nisa Nurfadilah (18) berharap suatu saat nanti dirinya bisa mendapatkan pekerjaan yang diharapkan.

“Kalau saya sudah selesai mengikuti program BLKK dan mendapatkan pekerjaan saya bisa membantu pereknomian keluarga,” tuturnya.

Nisa menambahkan, ikut pelatihan di BLKK Ponpes Nurul Iman tidaklah rugi, fasilitas gedung yang dilengkapi AC serta komputer sebagai media pelatihan yang refresentatif. Semua itu membuat dirinya betah selama mengikuti pelatihan. (*)

Penulis : Useu G Ramdani

Editor    : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here