Tragis! Warga Jayaraga Meninggal Dunia Usai Diimunisasi MR

garutexpress.id- Nasib tragis dialami Ayudia Zahrani (2), bukannya mendapat kesehatan, balita warga Desa Jayaraga, Kecamatan, Tarogong Kidul, Garut ini diduga meninggal dunia usai diimunasasi  MR (Measles and Rubela) , Selasa lalu.

Sebelum meninggal dunia, kondisi korban terus mengalami penurunan usai imunisasi empat hari lalu.

Suwandi (40), orang tua korban mengatakan, putri bungsunya dalam kondisi sehat bugar sebelum melakukan imunisasi MR di Puskesmas Haurpanggung, Selasa lalu.

“Saat pertama diperiksa sebelum divaksin pun, kondisinya sehat dan ceria,” ujarnya di rumah duka, Ahad (20/10/2019).

Namun kondisi tubuh anaknya mulai berubah, setelah melaksanakan imunisasi vaksin MR tersebut. “Hari Rabu terlihat agak lemah, kemudian puncaknya kemarin (Jumat), anak saya panas, demam dan lemah,” ujar dia.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, ia bersama istri kemudian membawa korban ke klinik Baiturahman untuk mendapatkan perawatan. “Kondisinya sudah sangat lemah, sampai cairan infusan pun tidak masuk,” ungkapnya.

Akhirnya, sekira pukul 08.00 WIB pagi tadi, korban akhirnya meninggal dunia. “Saya jelas sangat kehilangan, sebab anak saya sehat baik-baik saja sebelum divaksin MR itu,” kata dia.

Winarno, saksi lain yang juga keluarga korban mengaku kehilangan, atas kehilangan keponakannya itu. Menurutnya, korban dalam kondisi sehat, sebelum vaksin MR dilakukan. “Wong saya melihat sendiri dia ceria, dia main, kondisi sehat,” kata dia.

Namun kondisi itu berubah 180 derajat, setelah melakukan imunisasi vaksin MR, Selasa lalu. “Yang saya lihat kok anaknya jadi lemas dan gampang tidur tidak bersemanfat,” kata dia.

Bahkan pada Jumat (19/10/2019), kondisi korban nampak lemah hingga akhirnya dirujuk ke klinik Baiturahman, Ciawitali. “Katanya airan infusan pun tidak masuk, karena kondisinya sangat lemah,” ujar dia.

Dari hasil informasi pihak keluarga, ia berharap Dinas Kesehatan, Pemerintah Garut turun tangan menyelidiki kematian keponakannya.

“Mohon dengan sangat apakah ada salah prosedur atau tidak, sebab keponakan saya, sebelumnya sehat-sehat saja sebelum vaksin itu (MR),” pungkasnya. (*)

Penulis : Tim GE

Editor  : ER

 

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here