Tiga Formasi CPNS Pemkab Garut Disetujui Pemerintah Pusat

ilustrasi.net

garutexpress.id- Pemkab Garut telah menerima surat dari pemerintah pusat terkait penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Dari ajuan Pemkab Garut ke pemerintah pusat, hanya tiga formasi yang disetujui.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan, tiga formasi yang disetujui itu terdiri dari guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh. Jumlah CPNS yang diberikan pemerintah pusat di lingkungan Pemkab Garut sekitar 300 orang.

“Jumlah CPNS untuk di Garut itu sekitar 325 orang. Suratnya baru kami terima dan sedang dikaji BKD (Badan Kepegawaian dan Diklat),” ucap Rudy di Pendopo Garut, Minggu (20/10/2019).

Rudy menyebut jika pihaknya sempat mengajukan penerimaan CPNS untuk formasi lain. Seperti akuntan, hukum, dan tenaga administrasi. Namun semua ajuan itu ditolak.

“Padahal CPNS di luar tiga formasi itu juga dibutuhkan. Di Pemda itu banyak yang sudah 33 tahun (jadi honorer) tapi tak bisa, tidak dikabulkan,” katanya.

Dari tiga formasi yang disetujui pemerintah pusat, Rudy menuturkan tenaga kesehatan dan penyuluh paling banyak diterima. Terkait jumlah, Rudy mengaku belum mengetahui secara detail.

“Nanti coba ditanya ke BKD untuk lebih jelasnya. Saya juga baru terima surat itu (formasi CPNS),” ujarnya.

Rudy terlihat cukup kecewa dengan formasi CPNS yang diberikan pemerintah pusat. Meski begitu, tak banyak yang bisa diperbuat Pemkab Garut.

Terkait guru honorer dan tenaga kesehatan kategori 2 (K2) yang telah diterima menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK), juga masih belum mendapat kepastian pengangkatan. Padahal PPPK tersebut telah diterima dan menunggu penggajihan.

“Katanya yah masih katanya, per 1 Desember 2019 akan digaji (guru dan tenaga kesehatan PPPK). Tapi kepastiannya belum saya terima. Kasihan juga sudah diangkat tapi belum digaji,” katanya.

Surat dari Pemkab Garut telah dilayangkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) untuk meminta penjelasan penggajihan PPPK. Ia berharap, pemerintah pusat bisa secepatnya memberi kepastian agar tak terus dinanti PPPK. (*)

Penulis : FW

Editor  : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here