Terdampak Kemarau, Warga Cibatu Antri untuk Dapat Air Bersih

garutexpress.id- Dampak kemaru panjang dirasakan warga Desa Cibatu, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut. Warga dalam beberapa pekan terakhir harus antri untuk mendapatkan bantuan air bersih dari pemerintah desa setempat.

Kepala Desa Cibatu, Dadang Sulaeman, pihak setiap hari membagikan air bersih untuk warganya secara bergiliran.

” Setiap RW mendapatkan giliran (air bersih) 3 hari sekali, karena keterbatasan dana dan armada,” katanya, Sabtu (19/10/2019).

Diungkapkannya, wilayah Cibatu merupakan kawasan tadah hujan. Tak heran disaat kemarau, warga kelimpungan untuk mendapatkan air. Selian untuk kebutuhan sehari-hari, warga juga kesulitan air untuk lahan pertaniannya.

”Untuk memenuhi kebutuhan air, kami sudah membangun 5 titik sumur bor (artsesis) dengan dana dari APBDes maupun dari CSR,” ujarnya.

Sementara itu, sumur bor yang ada tidak dapat memenuhi kebutuhan semua warga. Rencananya, tahun 2020 depan Pemdes Cibatu menganggarkan kembali pembangunan 5 titik sumur bor di daerah yang rawan air bersih.

”Dengan dibangun kembali sumur bor bisa mencukupi kebutuhan warga akan air bersih,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pihaknya pun pernah mengajukan program Pamsimas maupun program lainnya. Bahkan bulan ini sudah mengajukan ke BPWS Jati Barang.

” Kami tengah menunggu jawaban, atas pengajuan tersebut,” pungkasnya. (*)

Penulis : Tim GE

Editor   : ER

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here