Tanah Pemakaman Retak, Puluhan Jasad Manusia Terpaksa Dipindahkan

garutexpress.id- Warga Kabupaten Garut terpaksa memindahkan puluhan jasad dari tempat pemakamannya. Hal tersebut dilakukan karena tanah pemakaman mengalami keretakan.

Tanah retak tersebut terjadi di Kampung Sukasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang. Menurut Ketua RW setempat Abdurrahim, tanah retak itu terjadi sejak seminggu terakhir.

“Awalnya curiga karena makam ada yang retak. Kemudian ada juga tanah yang mulai retak-retak,” ujar Rahim kepada wartawan di lokasi, Rabu (30/10/2019).

Tanah retak melanda lahan pemakaman yang terletak di antara tebing dan Sungai Cikuray tersebut. Menurut Rahim, selain tanah yang retak, permukaan tanah juga turun sekitar 30 centimeter.

Akibat keretakan tanah tersebut, sambung Rahim, 20 makam yang ada di lokasi terdampak dan harus dipindahkan. Warga kemudian bergotong royong dengan memindahkan 20 makam tersebut ke lokasi yang baru.

“Panjang tanah yang retak sendiri membentang sekitar 300 meter. Untuk itu, makam secara swadaya kita pindahkan dulu karena khawatir terjadi longsor,” katanya.

Pemerintah melalui petugas kecamatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah meninjau lokasi. Rahim mengatakan, ada tiga faktor yang diduga menyebabkan keretakan tanah di lokasi tersebut.

“Menurut ahli geologi yang sudah datang katanya kemungkinan pertama karena banyaknya pohon bambu, kedua lempengan yang patah , kemudian kemungkinan juga karena adanya sungai di bawah tanah,” ujar Rahim.

“Untuk itu, kita tenang semua pohon bambu. Tapi kemungkinan karena adanya sungai bawah tanah karena ini dekat Sungai Cikuray,” pungkasnya. (*)

Penulis  : Memphis

Editor    : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here