Raihan Suara Menurun, DPC PDIP Garut Gelar Rapat Konsolidasi

garutexpress.id – Pada Pemilihan Legislatif 2019 raihan suara PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Garut) mengalami penununan raihan suara. Akibatnya, Fraksi PDIP di DPRD Garut harus kehilanagn satu kursi. Berkurangnya kursi di Fraksi PDIP ini membuat partai dengan logo banteng bermoncong putih ini tidak memiliki jatah Wakil Ketua Pimpinan Dewan.

Ketua DPC PDI P Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan menegaskan, bahwa konsolidasi ini sangat penting bagi kadernya.

“Konsolidasi ini sangat penting karena pada Pileg 2019 ini kami hanya meraih 102.000 suara,” kata Yudha usai melakukan rapat konsolidasi di Hotel Agusta, kawasan Cipanas Garut,  Jumat (18/10/2019).

Diungkapkan Yudha, kehilangan satu kursi atau hilang 50.000 suara menjadi masalah yang cukup besar bagi PDI Perjuangan Garut.

“Alhamduliah kali ini DPD, bersama anggota DPR RI PDI P lengkap datang ke sini (Garut) serta memberikan arahan-araha kepada teman-teman DPC maupun PAC Garut,” katanya.

Adapun amantanya ialah meneruskan Kongres PDI P beberapa waktu lalu. Bahwa PDI P harus menjadi partai pelopor.

“Disiplin ideologi, Pancasila, disiplin berorganisasi dan taat pada intruksi. Ranting harus satu bulan sekali rapat, DPC harus dua kali sebulan rapat, dan DPD sebulan empat kali kita rapat,” ungkapnya.

Menurutnya dengan konsolidasi ini akan merapatkan barisan menyolidkan internal. Juga membangun sinergi antar tiap tingkatan ranting, DPC, dan DPD.

“Kita terus menjalin komunikasi dengan petugas partai di legislatif yang ada di DPRD Garut maupun Provinsi. Anggota DPR RI dari dapil Garut juga akan konsisten melakulan reses ke Dapil dalam jangka waktu tiga bulan sekali, sehingga karena ditugaskan untuk reses maka harus menyerap aspirasi,” bebernya.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terbuka kepada Ketua Partai mapun Legislatif. Hal ini karena adanya interpelasi yang dilakukan oleh Anggota DPRD Jabar kepada Gubernur.

Menurut Ono dengan adanya interpelasi ini Gubernur Jabar Ridwan Kamil terkesan menutup diri kepada para pimpinan partai di Jawa Barat.

“Kita sarankan kepada bapak gubernur agar membuka komunikasi dengan DPRD, Ketua Partai, maupun partai yang punya kursi di DPRD,” ucap Ono usai mengikuti Konsolidasi Internal DPC PDI Perjuangan di Hotel Agusta, Jumat (18/10/2019).

Sampai saat ini kata Ono, komunikasi antara Gubernur dengan Pimpinan Partai maupun DPRD dinilai belum maksimal. “Agar membuka dialog pada forum-forum informal membuka komunikasi dengan pimpinan partai dan DPRD (Provinsi),” ucapnya.

Menurut Ono, hal ini dilakukan agar bisa mengurai permasalahan yang terjadi antara Gubernur dan DPRD. Dengan terbukanya komunikasi ini PDI Perjuangan berharap Jawa Barat bisa lebih maju.  (*)

Penulis  : Ags’s

Editor    : ER


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here