Meski Miliki BPJS, Bocah Penderita Hipospadia Asal Cibatu Sulit Berobat

garutexpress.id- Muhammad Rizki Zakaria (5) kondisinya sangat memilukan. Anak warga Kampung Pasir Malaka, Desa Kertajaya, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut ini didiagnosis menderita Hipospadia, sebuah penyakit kelainan pada kelaminnya. Sejak lahir ia tak memiliki lubang kencing di alat kelaminnya.

Dalam kesehariannya, anak ini terlihat normal bergaul bersama anak lainnya. Namun, ia kerap kesakitan jika hendak buang air kecil. Menurut ibunya, Desi Mariantina, saat dilahirkan anaknya hanya memiliki berat badan sekitar 1,5 Kg.

Saat itu tidak ada tanda-tanda kalau anaknya memiliki kelainan, hanya saja setiap akan buang air kencing anak tersebut kerap nangis.

“Saat mau buang air kecil selalu kayak anak perempuan ada lubang dibawah alat vitalnya, dan harus dibuka kedua tangan. Tak ada lubang air kencing sejak kecil,” tutur Desi, saat ditemui wartawan di rimahnya, Minggu (27/10).

Diakinya, Ia sempat membawa anaknya ke rumah sakit di Garut. Menurut dokter, Rizki memiliki penyakit yang disebut Hipospadia dan ada kelainan pada kelaminnya.

Dengan alasan terkendala biaya untuk pemeriksaan USG dan cek hormon ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, selama satu tahun surat rujukan dari Rumah Sakit tidak pernah dilakukannya.

“Dengan kondisi ekonomi yang sulit apalagi suami saat ini sedang menganggur, anak saya kondisinya seperti ini. Saya bingung harus ada uang jutaan rupiah, kebingungan makin parah dan akhirnya membiarkan anaknya menderita. Kemana lagi harus mendapatkan uang besar,”  tuturnya, serya menyeka air matanya.

Sebelumnya, ia kerap didampingi oleh seorang kader tingkat RW bernama Ema jika hendak memeriksakan kesehatan anaknya, termasuk mendaftarkan sebagai peserta BPJS.

“Hany saja saat dikonsultasikan pihak Rumah Sakit, kepesertaan BPJS tidak bisa menjamin untuk pembayaran USG dan cek hormon, hanya untuk biaya operasi saja yang mendapatkan jaminan. Pak Bupati, Pak Gubernur bantu kami agar bisa membawanya ke RSHS Bandung. Saya berharap ada keajaiban terjadi hingga anak saya bisa sembuh, saya ingin anak saya seperti anak yang lainnya hidup normal,” harapnya.

Sementara ayah kandung Muhamad Rizki Jakaria, Sutisna (34) dengan kondisi penyakit yang terjadi pada anaknya yang sudan lima tahun berjalan, ia hanya bisa pasrah.

“Saya menganggur tak ada kerjaan pasti, hanya mengumpulkan uang jika ada yang menyuruh bekerja (serbautan). Semoga ada bantuan yang bisa dapat menyembuhkan anak saya ini,” katanya.

Seperti diketahui, Hipospadia adalah suatu kelainan di mana letak lubang kencing pada bayi laki-laki tidak normal. Kondisi ini merupakan kelainan bawaan sejak lahir. Pada kondisi normal, uretra terletak tepat di ujung penis. Tetapi pada bayi dengan Hipospadia, uretra berada di bagian bawah penis. (*)

Penulis : Tim GE

Editor   : ER

 


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here