Inovatif, Perkakas Makan Berbahan Bambu asal Selaawi Tembus Pasar Internasional

garutexpress.id- Inovasi kerajinan berbahan bambu di Kecamatan Selaawi patut diacungi jempol. Tak hanya bakul, nampan, keranjang serta sangkar bambu saja yang menjadi ciri khas Selaawi. Kini para pengajinnya mencoba membuat aneka kerajinan yang mempunyai nilai artistik tinggi, salah satunya alat makan berbahan bambu.

Selain terlihat artistik, alat makan berbahan bambu ini ternyata mempunyai nilai ekonomi yang tinggi pula. Pasarnya pun terbuka lebar, dari mulai pasar lokal hingga  internasional.

Menurut Utang Muhammad yang merupakan pengrajin alat makan berbahan bambu asal Selaawi, alat makan yang ia buat murni berbahan dari bambu lokal. Saat ini alat makan seperti sendok, garpu, pisau dan juga mangkuk berbahan bambu, sudah banyak digunakan di cafe dan restoran.

“Pesanan yang datang, berasal dari kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung. Bahkan pesananpun datang dari negri tetangga Singapura ungkapnya,” Minggu (27/10/2019).

Untuk masalah harga, disesuaikan dengan ukuran yang dipesan. Untuk ukuran standar, misalnya sebilah pisau bambu dihargai Rp 15.000, begitu juga halnya sendok dan garpu.

“Jadi kalau memesan satu buah sendok, satu buah garpu dan satu buah pisau bambu ini cukup mengeluarkan uang Rp 40.000 saja” katanya, sambil tersenyum.

Sementara itu, Camat Selaawi, Ridwan Effendi menuturkan, warga Selaawi memang mempunyai daya kreativitas tinggi dalam hal inovasi kerajinan bambu. Semua itu didukung oleh melimpahnya sumber daya alam yakni tanaman bambu.

“Dengan melimpahnya sumber daya alam yang didukung kreativitas warga Selaawi yang tinggi dalam hal kerajinan bambu, maka kami pemerintahan kecamatan yang didukung semua unsur, membuat porgram yang di sebut “Selaawi Environmental Imvrovement , Craft and Tourism with Bamboo yang di singkat Serat Bamboo,” katanya.

Diharapkannya, dengan program ini, inovasi kerajinan bambu di Kecamatan Selaawi bisa terus meningkat dan tentu saja dapat mempengaruhi pada peningktan perekonomian lokal masyarakatnya. (*)

Penulis : Useu G Ramdani

Editor   : ER

 


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here