Dana PPJ Diduga Bocor, Bupati Persilahkan Pihak Terkait untuk Memeriksa

garutexpress.id- Adanya dugaan kebocoran dana Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Kabupaten Garut pada Tahun 2016, oleh Garut Governance Watch (GGW).

Dugaan kebocoran dana PPJ ini sudah lama diendus oleh GGW. Pasalnya dugaan kebocoran itu berlangsung lama dengan anggaran yang cukup besar.

Menanggapi hal tersebut Bupati Garut Rudy Gunawan mengaku mempersialhkan pihak yang berkepentingan untuk memeriksa dana PPJ.

“Silahkan periksa saja (dugaan kebocoran dana PPJ),” kata Rudy usai apel Sumpah Pemuda di Alun-alun Garut, Senin (28/10/ 2019).

Dirinya juga mengatakan bahwa dana PPJ yang dikeluarkan maupun diterima oleh Pemkab Garut sudah transparan dan diperiksa oleh pihak terkait.

“Itu kan rill, jadi berapa kita nerima pajak dan dikembalikan ke APBD. Dan itu sudah satu kesatuan,” katanya.

Dalam jangka waktu dekat pihaknya akan melalukan konfirmasi kepada GGW. “Dimana saja letak kebocoran pada PPJ. Karena sistem pembayaranya langsam. Makanya kita akan memberlakukan sistem materisasi,” ucapnya.

Sebelumnya GGW menduga adanya kebocoran dana Pajak Penerangan Jalan (PPJ) pada tahun 2016 lalu.

Berdasarkan data GGW yang didapatkam dari PLN Garut. Pendapatan hasil dari penjualan listrik terjual oleh PLN tahun 2016 untuk semua jenis tarif mencapai Rp 498,7 Miliar. Jika rata-rata 6 persen kali Rp 498,7 adalah Rp. 29,9 Miliar.

Sementara kata Agus Ghandi Ketua GGW dalam realisasi APBD 2016 pendapatan dari PPJ yang masuk ke dalam Kas Daerah hanya mencapai Rp 21.4 Miliar. “Kami menduga adanya kesenjangan Rp8 Miliar yang mengalami kebocoran pada tahun 2016,” ucapnya.

Dalam tahun-tahun berikutnya kecuali tahun 2019 telah mengalami kenaikan. Berangkat dari angka-angka tersebut terdapat kesenjangan antara potensi penerimaan PPJ dengan realisasinya. (*)

Penulis : Tim GE

Editor  : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here