Berebut Sumber Air, Puluhan Warga di Wanaraja Berurusan dengan Aparat

garutexpress.id – Sejumlah warga di Desa Sukamenak, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut mendatangi Kantor Polsek Wanaraja. Mereka ramai-ramai melapor terkait penyerobotan sumber mata air Cisurian yang diduga dilakukan oleh oknum warga Desa Sukahurip,  Kamis (24/10/ 2019).

Sebelumnya warga kedua desa yang bersengketa tersebut memang berdampingan karena desa Sukahurip sendiri adalah hasil pemekaran dari Desa Sukamenak. Namun kini warga desa Sukamenak kesulitan air bersih karena pipa air yang mengalir ke desanya dijegal dan bahkan dirusak.

Demikian diungkapkan salah seorang warga sukamenak Asep (50) saat mendatangi kantor Polsek Wanaraja. Ia menyebut, masalah air ini sudah dilakukan pelaporan ke Desa, Kecamatan, Koramil, Polsek Wanaraja, DPRD Garut bahkan ke Bupati Garut.

“Pernah beberapa kali dilaporkan, air yang digunakan sebagai keperluan rumah tangga warga disabotase oknum warga Desa Sukahurip untuk menyiram tanaman kebunnya,” ungkapnya.

Ditambahkannya,  dalam lima bulan terakhir ini warga Desa Sukamenak kesulitan air bersih yang biasanya didapat dari sumber mata air Cisurian. Kini saluran sumber air itu dirusak oknum warga.

“Sudah beberapa kali dilakukan mediasi yang dihadiri oleh Kades Sukamenak, Kades Sukahurip, para tokoh masyarakat dan Kapolsek Wanaraja pada tanggal 1 Juni 2019 dan dari hasil mediasi itu ada kesepakatan penggunaan air 90% untuk Desa Sukahurip dan 10% untuk desa Sukamenak. Tapi kesepakatan itu dilanggar dengan menghilangkan pipa paralon air untuk desa Sukamenak,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang BPD Sukamenak, Maskawan, mengatakan bahwa mediasi dilakukan beberapa kali tapi hasilnya tetap nihil.

“Kami sudah melakukan beberapa kali mediasi yang dijembatani oleh Kapolsek Wanaraja tapi hasilnya tetep sama (nihil). Paralon kami hilang bahkan sampai dirusak, kami melaporkan ke Polsek sudah 5 kali laporan dalam 5 bulan terakhir ini bahkan bukti-bukti sudah kami berikan sesuai yang diminta polisi tapi hasilnya tetap nihil,” keluhnya.

Disamping itu, saat ini petugas dari Danramil 1103/Wanaraja Kapten Inf. Enjang Santana dan bersama anggotanya sedang menangani masalah ini. Anggota TNI dari Kormil mengecek lokasi mata air. Sementara Kapolsek Wanaraja, Kompol Liman mendatangi PUPR untuk mengalokasikan anggaran pembangunan tempat air di Cisurian.

Situasi saat ini warga Desa Sukamenak menunggu hasil dari Danramil dan Babinsa yang sedang melakukan pantauan di sekitar mata air. (*)

Penulis : Tim GE

Editor : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here