Per 31 Agustus 2019, Penerimaan Cukai Tembakau Capai Rp 93,12 Triliun

garutexpress.id- Menurut laporan dari Kementerian Keuangan, tercatat, capaian penerimaan cukai per 31 Agustus 2019 sebesar Rp 93,12 triliun. Capaian ini 56,27 persen dari target penerimaan cukai tahun 2019 yang sebesar Rp 165,50 triliun.

Penerimaan cukai tersebut berasal dari 3 komponen yaitu Cukai Hasil Tembakau (CHT), Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), dan Etil Alkohol (EA). Kinerja positif penerimaan cukai sepanjang tahun ini dikontribusi terutama oleh penerimaan CHT yang tumbuh signifikan sejak awal tahun, diikuti oleh penerimaan cukai MMEA.

“Capaian penerimaan cukai sendiri adalah yang tertinggi dibandingkan dengan komponen penerimaan yang lain,” ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani, di Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Penerimaan CHT hingga bulan Agustus 2019 adalah sebesar Rp 88,97 triliun atau tumbuh sebesar 18,60 persen dibandingkan capaian 2018. Pertumbuhan penerimaan CHT sepanjang 2019 merupakan yang tertinggi sejak 3 tahun terakhir.

Pertumbuhan positif CHT didorong oleh kebijakan relaksasi pelunasan pembayaran pita cukai, ditambah program penertiban cukai berisiko tinggi (PCBT) yang semakin gencar dalam memerangi peredaran rokok ilegal.

Sementara, penerimaan cukai MMEA sampai dengan akhir bulan Agustus 2019 mencapai Rp 4,02 triliun atau tumbuh 17,3 persen dibandingkan capaian pada periode yang sama 2018.

Kinerja positif penerimaan cukai MMEA salah satunya dikontribusikan oleh program PCBT, yang berperan dalam mengurangi peredaran minuman beralkohol ilegal.

Capaian cukai EA per 31 Agustus 2019 adalah sebesar Rp 0,08 triliun atau 51,82 persen dari target yang diamanatkan pada APBN 2019 yang sebesar Rp 0,16 triliun. (*)

Sumber : merdeka.com


Berita Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here