Resmi Diberangkatkan Gubernur, Noorhaliza Mahasiswa Termuda di AUFW of Bangladesh

garutexpress.id- Noorhaliza Putri Fadhila, siswi lulusan SMAN 1 Garut  tahun 2019 menjadi mahasiswi termuda di kampus  Asian University for Women of Bangladesh (AUFW of Bangladesh). Noorhaliza, merupakan putri dari pasangan Cecep R.Rusdaya dan Susi Srimulyati yang lahir di kota Garut, 25 November 2001. Sementara itu, rata-rata mahasiswa seangkatannya berusia 19 – 21 tahun, karena ada lulusan SLTA tahun sebelumnya.

Noorhaliza sebelumnya telah lolos seleksi ketat, sehingga mendapat beasiswa untuk menimba ilmu di universitas tersebut. Di kampus tersebut, Noorhaliza akan menimba ilmu di jurusan / Major Politics, Philosophy, and Economics.

Sebelum diberangkatkan, Noorhaliza bersama dua calon mahasiswa lainnya, orang tua dan beberapa perwakilan dari Disdik Provinsi Jabar  mendapatkan kehormatan bertemu dengan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil di Gedung Sate, tepatnya di  ruang tamu Lokananta, (19/8/2019).

Gubernur Jabar, menerima rombongan para calon mahasiswa seusai menjadi inspektur upcr. Gebyar HUT Jabar ke 74 beberapa hari yang lalu. Gubernur dan isteri didampingi Kadisdik Jabar beserta stafnya resmi menerima para calon mahasiswa bersama orang tuannya yang mendapat bea siswa penuh dari Asian University for women of Bangladesh.

Selain Noorhaliza, kedua calon mahasiswa yang diberangkatkan ke Bangladesh ialah Unttari Eka Setiawati lulusan SMK YUPPENTEK 5 Curug asal Tangerang, Major : Economics dan Rida Nadiatul Huda, lulusan MA Al-Hidayah Warung Kondang, Cianjur. Major : Public Health

Kadisdik Jabar, Dewi Sartika secara remsi mengahantarkan para calon mahasiswa ke luar negeri. Dalam sambutannya, Kadisdik menyampaikan laporan, bahwa para mahasiswa yang bersiap kuliah di Bangladesh tersebut, merupahan hasil proses 3 tahap seleksi di Tikomdik untuk mendapatkan bea siswa penuh dari AUFW yang berpusat di Amerika Serikat.

“Bea mahasiswa tersebut meliputi biaya perkuliahan,  biaya hidup, kesehata dan  uang saku bulanan. Peserta awal seleksi 28 orang, lolos tahap ke 2. 18 orang, dan seleksi akhir lulus 3 orang,” katanya.

Sementera itu, Gubernur  Jabar secara resmi mengahantarkan para mahasiswa dan memberikan wejangan serta uang kadeudeuh melalui CSR BJB @ US $. 880.

“Walau pun kalian kampusnya di Bangladesh, tapi saya MoU-nya di New York. Kalian harus jadi pionir mewujudkan Jabar juara lahir batin.  Sehingga 4- 5 tahun ke depan, kalian diharapkan harus mewujudkan Asian University for Women of Jabar. Pemprov akan segera mencari lahan untuk  Kampus tersebutb,” ujar Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jabar di hadapan para calon mahaiswa.

Sementara itu, Atalia Praratya yang tak lain steri dari Ridwan Kamil, juga berkesempatan memberikan memberikan wejangannnya.  Selain menyampaikan apresiasi atas prestasi para calon mahasiswa, , Atalia juga menyempatkan diri berdialog dengan ketiga siswi prestatif ini.

“Kalau kelak sudah kembali ke tanah air, prioritaskan pemberdayaan perempuan. Salah satu alasan Kampus AUFW di Bangladesh karena dunia menganggap pemberdayaan perempuan di sana belum optimal,” pesanya.

Usai bertemu gubernur, ketiga mahasiswa tersebut diberangkatkan dari Bandara Soekarno-Hatta, sekira pukul 13.10. WIB, (20/8/2019) kemudian transit di Kualalumpur. Sebelum terbang, 2 orang pembimbing memberikan arahan teknis.

Diungkapkannya, kampus di Bangladesh tersebut terbilang aman nyaman.  “Walau di tengah kota, bahkan berseberangan dengan dua mall  besar.  Kalian harus bisa dengan teman seangkatan sebanyak 90 org dari 40 negara,” pesan pembimbing kepada para calon mahasiswa, seperti disampaikan Susi Srimulyati yang merupakan ibunda dari Noorhaliza Putri Fadhila, calon mahasiswi asal Garut, Minggu (25/8/2019). (*)

Penulis : Zenal

Editor   : Kang Cep


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here