Rayon 8 SMP Jadi Inspirator Pengembangan Atlet Garut Selatan

garutexpress.id- Suasana di Gedung Olahraga (GOR) Aulia Jalan Raya Cilauteureun-Kiarakohok ,Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut, tak seperti biasanya. Kemeriahan di GOR kawasan Garut selatan ini begit tampak. Ternyata, kemriahan itu merupakan warna tersendiri saat pembukaan turnament bulu tangkis antar kepala sekolah (KS) dan guru di lingkungan Rayon 8 SMP Garut Selatan, Rabu (31/7/2019).

Mengawali tuenamen, sebanyak 16 team atlet bulu tangkis perwakilan dari 38 SMP Negeri maupun Swasta Rayon 8 Garut selatan mulai melakukan persiapan.  Puluhan peserta dalam turnamen tersebut meliputui pasangan kepala sekolah, guru dan tenaga administrasi mengikuti technical meeting, dilanjutkan dengan pengundian pasangan tanding.

Ketua Rayon 8 SMP, Yogani Hardina, S.Pd sekaligus Kepsek SMPN 1 Pameungpeuk mengatakan,  kegiatan ini merupakan bagian dari reabreg aktivitas personal Rayon 8 SMP disela kesibukan rutin mengelola pendidikan di wilayah kerjanya masing-masing.

“Pantang menyerah dan tangguh adalah ciri khas KS dan Guru SMP Rayon 8. Seiring semangat juang, turnamen bulu tangkis ini merupakan upaya kolektif dalam membangun kebersamaan.  Muaranya dapat mendorong tumbuhkembangnya prestasi atlet bulu tangkis di kalangan siswa Garut selatan,” beber Yogani, yang saat itu didampingi Ketua Panitia, Aip Saputra, S.Pd., M.Pd., yang juga Kepsek SMPN 2 Pameungpeuk.

Sebelum pertandingan perdana dimulai sesuai hasil undian, yakni SMPN 1 Cibalong (Ridwan x Wedi Anwar Gani) berhadapan dengan SMPN 1 Pameungpeuk (Yogani Hardina x Yoga).

Mewakili Kadisdik Garut, Kepala Seksi Sarana Prasana SMP, Teguh Iman Pribadi, S.Kom berkenan membuka Tournament bergengsi ini.

Dalam sambutan, Teguh mengapresiasi jajaran pengurus Rayon 8 SMP Kabupaten Garut yang semakin solid dalam mengawal laju lancarnya pendidikan SMP. Selain untuk mempererat silaturahmi antar SMP, agenda olah raga ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya atlet bulu tangkis Garut selatan.

“Kepsek dan Guru berprestasi, baik bidang akademik maupun olahraga merupakan sumber inspirasi riil pengembangan prestasi bagi siswa,” ungkapnya.

Ungkapan Kasi Sarpras SMP Disdik Garut disambut hangat Direktur GOR Aulia yang juga Kepsek SMPN 1 Cikelet, Drs. H. Asep Jajang, M.Pd dengan rencana besar yang telah lama didesain sedemikian rupa.

Asep Jajang menegaskan, usai turnamen ini akan dilanjutkan dengan rekrutmen atlet bulu tangkis berbakat dari SMP Garut selatan. “Kita siap membina atlet bulu tangkis Garut selatan sebagai persiapan menghadapi 02SN Kabupaten Garut,” tandasnya.

Dalam turnamen dengan sistim pertandingan gugur ganda ini, rutin dilaksanakan setiap malam Rabu disesuaikan dengan jadwal latihan rutin kepala sekolah dan guru Rayon 8 di GOR Aulia. “Kita berharap, satu bulan ini pertandingan bisa selesai,” ujar Atang Rahmat, S.Pd.,MM jelas Atang yang tak lain Kepsek SMPN 4 Cikelet.

SMPN 1 Cibalong Mengalah dari SMPN 1 Pameungpeuk

Memulai debut pertandingan,dengan disaksikan Kasi Sarana SMP Disdik Garut, Teguh Iman Pribadi, atlet tangguh KS SMPN 1 Cibalong, Ridwan berpasangan dengan Wedi Anwar Gani akhirnya harus betketuk lutut di hadapan pasangan Kepala SMPN 1 Pameungpeuk, Yogani Hardina dan Yoga dengan skor tipis 29-30.

Di bawah kepemimpinan pengadil lapangan, Ayi Jamaludin, S.Pd., M.Pd  yang juga Kepsek SMPN Satap 1 Cikelet dan hakim garis Asep Herdiana, M.Pd sekaligus Kepsek SMPN 1 Cisompet dan Ade Bunyamin, Kepsek SMP IT Miftahul Huda Pameungpeuk, pertandingan berlangsung cukup ketat.

Bahkan, disela-sela pertandingan berlangsung, adu protes dari sana sini merwaranai pertandingan saat itu. Namun berkat ketegasan wasit Ayi, pertandingan berakhir mulus hingga penghujung waktu dengan hasil akhir kemenangan diraih pasangan kepala sekolah dan guru SMPN 1 Pameungpeuk.

Usai pertandingan, Yogani Hardina mengakui ketangguhan pasangan SMPN 1 Cibalong. Yogani mengaku hampir kewalahan menahan gempuran smash dahsyat lawannya yang datang dari Cibalong.

“Gempuran atlet Cibalong sangat luar biasa, kami hampir kewalahan. Kemenangan ini hanya faktor keberuntungan,” ujarnya, seraya ngos-ngosan dengan keringat yang bercucuran  di sekujur tubuhnya.

Berbeda dengan Kepala SMPN 1 Cibalong yang nampak santai. Baginya, pertandingan awal ini merupakan uji coba. Dirinya merasa yakin nanti di grand final bertemu lagi dan pasangan SMPN 1 Cibalong akan membusungkan dada di podium menerima trophy kejuaraan.

“Kita mengalah dari senior, toh nantinya juga kita yang akan menjadi juara,” ujarnya, seraya tersenyum kecut.

Pertandingan kedua pun tidak kalah seru. Pasangan KS SMPN 1 Cikelet, Drs. H. Asep Jajang, M.Pd dan Tenaga Administrasi, Hendra berhasil mempeceundangi pasangan tangguh lainya dari SMP IT Miftahul Huda, Ade Bunyamin dan Jama. (*)

Penulis : Humas Rayon 8 SMP Kabupaten Garut

Editor   : ER

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here