PKL Kembali Berjualan di “Daerah Terlarang,” Satpol PP Garut Tampak Bingung

garutexpress.id- Pascapenertiban beberapa waktu lalu, kawasan Jalan A Yani Garut kota (Pengkolan) sempat bersih dari para Pedagang Kaki Lima (PKL). Bahkan, kawasan tersebut terus mendapatkan penjagaan ketat dari aparat Satpol PP Garut.

Namun kini para PKL kembali nekat berjualan di “daerah terlarang” itu. Pada hari Minggu (25/8/2019) sujumlah PKL tampak kembali berjualan. Sepanjang Jalan A Yani, mulai dari Toserba Asia dan Pengkolan yang dipasangi plang pelarangan dilarang berjualan tak digubris para PKL.

“Ketua (PKL) mengajak agar kompak hari ini seluruh pedagang untuk kembali berjualan,” ujar Lilis, salah seorang pedagang pakaian, Minggu (25/08/2019).

Dikatakannya, Ia terpaksa berjualan kembali di wilayah terlarang yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Garut. Ia beralasan di lokasi yang baru omzet penjuaalannya tak kunjung membaik.

“Bagaimana nanti saja, kami ingin terus berjualan di Jalan Ahmad Yani (Pengkolan). Walaupun punya perasaan takut adanya penertiban kembali,” ujarnya.

Dari pantauan, sejumlah PKL kembali berjualan dengan menggunakan gerobak dan ada juga yang menggelar dagangannya di trotoar. Anehnya, tak ada reaksi dari petugas Satpol PP yang saat itu berjaga Jalan A Yani. Para petugas Satpol PP tampak bingung, sebagian petugas tampak hanya melakukan foto foto terhadap PKL. (*)

Penulis : Tim GE

Editor   : ER

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here