Ketersediaan Blanko E-KTP Minim, Masyarakat Bingung

garutexpress.id- Nyaris setiap hari antrian pemohon untuk pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Garut selalu terjadi. Namun, hingga saat ini minimnya ketersediaan blanko E-KTP selalu menjadi kendala. Padahal antusiasme masyarakat untuk membuat E-KTP ini begitu tinggi.

Terkait minimnya blanko E-KTP ini membuat bingung pemohon. Di sisi lain, pemerintah sangat mewajibkan kepemilikan E-KTP ini yang memang selalu menjadi syarat berbagai kebutuhan administrasi. Di sisi lain pelayanan E-KTP dari pemerintah sendiri seolah tak serius.

“Ya bingung jadinya. Katanya E-KTP itu wajib dimiliki masyarakat, tapi anehnya pelalanan dari pemerintah sendiri seolah tak serius. Masa sejak adanya program E-KTP, blankonya kerap kosong. Saya sudah berbulan-bulan melakukan perekaman, hingga saat ini belum selesa juga, Ini kan aneh,” ujar Euis, warga dari kawasan Garut selatan, baru-baru ini.

Menurut Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Garut, Tedy Sutandy, memang saat ini permohonan untuk pembuatan E-KTP cukup tinggi. Diakuinya, selama ini distribusi balnko E-KTP dari pemerintah pusat sangat terbatas, padahal kebutuhan E-KTP di Kabupaten Garut banyak.

“Sangat terbatas memang, ada 500 lembar blanko E-KTP yang diidstribsikan dari pusat baru-baru ini. Jumlah tersebut sangat jauh dari yang dibutuhkan masyarakat Garut,” katanya.

Diungkapkannya, untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan administrasi masyarakat, pemerintah hanya bisa mengeluarkan surat keterangan (suket) saja. Suket ini akan diberikan kepada pemohon E-KTP yang memang telah mengurus E-KTP namun karena belum bisa menerima fisik E-KTP nya.

“Kami pastikan, legalitas E-KTP sebagai ganti E-KTP dianggap syah dan layak untuk keperluan dokumen administrasi kependudukan,” tandasnya. (*)

Penulis : Ahen

Editor   : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here