Internasional Berkomitmen Lindungi Korban Tindak Kekerasan Atas Nama Agama

garutexpress.id- “Hari ini untuk pertama kalinya kita memperingati Hari Internasional untuk Korban Tindak Kekerasan Atas Nama Agama atau Kepercayaan. Hari ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya mendorong dan melindungi hak kebebasan beragama secara mutlak, dan konsekuensi ketika negara gagal melakukannya.”

Demikian disampaikan Menteri Luar Ngeri Ameria Serikat, Michael R. Pompeo dalam pernyataan pers nya. Penyataan pers menlu AS ini disampaikan juru biacara Kedutaan Besar AS ke redaksi garutexpress.id., Kamis (22/8/2019).

Menurut Menlu AS, mendorong kebebasan beragama atau berkeyakinan adalah tanggung jawab komunitas global, dan hal ini merupakan prioritas utama kebijakan luar negeri pemerintahan Presiden Trump.

“Persekusi atas nama agama terus meningkat, terutama di negara-negara seperti China, Iran, dan Burma. Untuk mengatasi tantangan ini, saya mengadakan Pertemuan kedua tingkat menteri untuk memajukan kebebasan beragama di Washington bulan lalu,” katanya.

Dijelaskannya, peristiwa terbesar untuk pertemuan sejenis ini dalam sejarah Departemen Luar Negeri AS tersebut mempertemukan lebih dari seribu anggota masyarakat sipil dan komunitas keagamaan. Lebih dari seratus pemerintahan, dan penyintas persekusi agama dari hampir setiap komunitas keagamaan ataupun yang bukan.

Related Post

“Bersama-sama, kami mengirimkan pesan yang jelas lintas agama, politik, dan etnis tentang komitmen global memerangi persekusi dan mendorong kebebasan beragama untuk semua masyarakat,” ujarnya.

Ditegaskannya, tidak seorang pun harus menghadapi persekusi karena keyakinan mereka, karena mengubah keyakinan, ataupun karena berpindah komunitas kepercayaan. Semua pemerintahan memiliki tugas untuk melindungi masyarakat dari bahaya tanpa memandang kepercayaan mereka, dan meminta pertanggungjawaban dari pelaku persekusi. (*)

Sumber : Juru Bicara Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta.

Editor    : Kang Cep

 


Juragan Farhan:
Leave a Comment

This website uses cookies.