Gempa 6 SR Guncang Naringgul, Tim Relawan KSB Evakuasi Korban

garutexpress.id- Suasana tiba-tiba mencekam, saat gempa berkekuatan 6 skala richter mengguncang Kampung Naringgul, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Warga berhamburan untuk menyelamatkan diri ke lapangan terbuka. Usai gempa, terdengar suara ledakan dari Gunung Guntur. Jarak dari Desa Rancabango ke Gunung Guntur hanya sekitar 5 kilometer.

Warga pun banyak yang terjatuh karena panik setelah bencana terjadi. Para relawan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Rancabango tampak dengan sigap menangani sejumlah warga yang terluka.

Suasana asana tersebut, berlangsung saat acara simulasi yang dilakukan Taruna Siaga Bencana (Tagana) saat penutupan Jambore KSB Jawa Barat di kawasan Cilopang, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong kaler, Kabupaten Garut, Rabu (28/8/2018).

Saat prosesi penutupan kegiatan tersebut, wakil fubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum turut serta hadir didampingi wakil Bupati Garut, Helmi Budiman.

Menurut Uu, penanganan bencana harus dipahami semua kalangan. Para relawan pun perlu pelatihan agar lebih siap saat bencana melanda.

“Apalagi Garut itu salah satu daerah rawan bencana bersama Kabupaten Bandung. Dilihat ada tiga sampai empat bencana per hari. Jadi perlu ada penanganan,” ucap Uu usai penutupan Jambore KSB, Rabu (28/8/2019).

Kemahiran para relawan juga harus ditingkatkan dengan melakukan pelatihan. Jika hanya teori, saat bencana terjadi akan kaku dalam penanganannya.

“Mentalnya juga berbeda kalau sering simulasi. Bisa lebih profesional. Jambore ini diikuti oleh 21 kabupaten/kota se Jabar,” ujarnya.

Secara umum, semua wilayah di Jabar jadi perhatian penanganan bencana. Tapi ada beberapa kabupaten yang jadi prioritas karena sering terkena bencana.

“Garut, Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, dan Tasikmalaya itu jadi prioritas. Meski semuanya tetap diperhatikan,” tandasnya.  (*)

Penulis : FW

Editor   : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here