Awali Musim dengan Manis, Man United Tenggelamkan Chelsea 4-0

Foto : sportinglife.com

garutexpress.id- Manchester United mengawali perjalanan Premier League musim ini dengan manis. Menjamu Chelsea di stadion Old Trafford nan angker, Minggu (11/08/2019), tim besutan Ole Gunnar Solksjaer berhasil menenggelamkan The Bules Chelsea dengan sekor meyakinkan, 4-0.

Sebenarnya di babak pertama Setan Merah seolah bermain tanpa arah, meski mereka tampil agresif dan ofensif. Upaya punggawa Man United hanya berhasil menceploskan satu dol di babak pertama, itu pun melalui titik putih yang dilesakan Marcus Rasford.

Memasuki babak kedua, pasukan Franj Lampard tampil mendiminasi dan bermain menyerang. Sementara itu United lebih banyak bersabar di area pertahanannya sendiri.

Taktik ini ternyata berbuah positif bagi Man United. Melalui serangan balik, anak anak asuh Soklsjaer akhirnya sukses mengoyak gawang Chelsea tiga kali. Ketiga gol ini dilesakan oleh Rashford, Anthony Martial dan Daniel James.

Ini adalah kemenangan terbesar Man United atas Chelsea di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Inggris sejak tahun 1965 silam. Lalu pelajaran apa saja yang bisa dipetik dari laga ini? Simak di bawah ini.

Sedikitnya ada lima pelajaran yang bisa dipetik dari pertarungan klasik antara Setan Merah Vs The Blues  matchday pertama Premier League 2019-2020.

Banyak Kesalahan

Banyak kesalahan yang dilakukan oleh pemain dari kedua kubu di babak pertama. Utamanya mereka kerap melakukan kesalahan dalam mengumpan.

Karena berlangsung dalam tempo tinggi, pertandingan ini pun menjadi terlihat cukup chaos. kedua tim memang saling serang, namun dengan mudah kehilangan bola.

Umpan-umpan antar pemain kerap salah sasaran atau diintersep lawan. Akan tetapi mungkin hal ini disebabkan oleh rasa tegang yang dirasakan para pemain.

Sebab di matchday perdana, mereka langsung saling dihadapkan. Tuntutan untuk meraih hasil positif dan tak mengecewakan fans di laga perdana juga pasti membebani mereka.

Counter Attack Man United

Saat menyerang, Setan Merah memang belum bisa bermain dengan lebih tertata. Serangan mereka justru terlihat sporadis.

Namun untuk urusan serangan balik, mereka sangat, sangat berbahaya. Hal ini tak lepas dari adanya sosok Rashford dan Martial.

Keduanya masih muda dan bertenaga. Namun yang lebih penting, mereka punya kecepatan lari yang bagus.

Tiga gol MU di babak kedua semuanya berawal dari serangan balik. Keduanya juga melibatkan Rashford serta Martial.

Bagusnya lagi ada pemain dari lini tengah yang bisa memberikan mereka suplai umpan-umpan matang. Pemain itu adalah Paul Pogba.

PR Lampard

Laga ini membuat Lampard menyadari bahwa ada dua tugas besar yang harus segera ia lakukan. Ia harus memoles lini serang dan lini belakangnya.

Chelsea tak punya striker yang benar-benar bisa diandalkan. Abraham memang sempat mengancam dengan peluangnya di awal laga, namun ia lebih sering tak berkutik di laga ini.

Sementara itu di lini belakang, tampaknya mereka cukup terpengaruh dengan hengkangnya David Luiz. Penggantinya yakni Zouma, tampil kurang meyakinkan.

Ia kerap tampil ceroboh saat menguasai bola. Ia juga yang menyebabkan Chelsea mendapat penalti di babak pertama usai melanggar Rashford.

Tampilan Lini Belakang MU

Musim ini, fans MU bisa menyaksikan tampilan anyar lini pertahanan United yang diramu oleh Solskjaer. Ia langsung memainkan dua penggawa anyar yang dibeli pada musim panas ini yakni Aaron Wan-Bissaka serta Harry Maguire.

Di sektor full-back kanan, Bissaka tampil seperti yang ia tampilkan di Crystal Palace sebelumnya. Ia cukup solid dalam bertahan namun juga piawai dalam membantu serangan.

Sementara itu Maguire memang tak terlihat aktif mengorganisir pertahanan Setan Merah. Namun ia tampil dengan tenang di belakang. Ia pun mampu menggagalkan beberapa serangan dan ancaman dari Chelsea.

Dengan adanya dua pemain ini, plus penampilan dari Luke Shaw dan Victor Lindelof, lini belakang MU tampak menjanjikan ke depannya.

Start Impian

Di laga ini, Daniel James tak dijadikan starter oleh Solskjaer. Ia didudukkan lebih dahulu di bangku cadangan.

Pemain berusia 21 tahun ini baru masuk pada menit ke-74. Ia mengisi pos yang ditinggalkan oleh Andrea Pereira.

Pada menit ke-81, ia langsung mencetak gol. Setelah mendapat umpan dari Pogba, ia melepas tendangan dari dalam kotak penalti. Bola mengenai kaki Emerson dan kemudian gagal dicegah Kepa melaju ke dalam gawang.

Setelah itu, ia terlihat tampil dengan penuh percaya diri. Debut impian ini tentu tak akan pernah dilupakan oleh pemain asal Wales tersebut.

Setelah pertandingan ini, Manchester United akan bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers. Sementara itu Chelsea akan berduel dengan Liverpool di final UEFA Super Cup dan kemudian menjamu Leicester City di pentas Premier League. (*)

Suber  : bola.net

Editor  : ER

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here