Warga Terdampak Kekeringan, Bupati : “24 Jam Siaga Kalau Butuh Air Lapor Saja”

ilustrasi

garutexpress.id – Hingga saat ini, sejumlah daerah di wilayah selatan dan utara Garut dilaporkan mulai mengalami kekeringan.  Meski demikian, Pemkab Garut menjamin ketersedian air bersih bagi warga yang mengalami kekeringan.

“Kami siapkan delapan tangki besar.  24 jam kalau butuh langsung lapor saja. Mau jam 02.00 pun kami siapkan. Air akan segera dikirim,” ujar Bupati Garut disela agendanya di Gedung Pendopo Garut, Rabu (10/7/2019).

Bupati menegaskan, pihaknya telah siaga menghadapi kekeringan. Status siaga pun tak dibatasi waktu. “Batas waktunya tidak ditentukan, selama kekeringan masih terjadi, kami terus siaga,” katanya.

Dijelaskannya, Pemkab Garut melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah membentuk Tim Reaksi Cepat Siaga Kemarau (TRCSK). Tim tersebut beranggotakan sejumlah dinas terkait yang akan membantu masalah kekeringan.

“Pusdalop (pusat pengendalian operasi) sudah di BPBD. Kalau ada yang butuh, tinggal lapor ke desa atau kecamatan saja,” ucapnya.

Menurutnya,  ada 10 kecamatan yang berpotensi rawan kekeringan. Di antaranya Cibatu, Leuwigoong, Cibiuk, Malangbong, Selaawi, Cilawu, Sukaresmi, Pakenjeng, Bungbulang, dan Pamulihan.

“Kalau untuk lahan pertanian, nanti ada di Dinas Pertanian. Pemerintah akan bantu benih untuk yang puso. Anggaran kekeringan ini ada dari BTT (biaya tak terduga). Masih ada Rp 2,5 miliar BTTnya,” tandasnya. (*)

Penulis : FW

Editor  : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here