Warga Sarimukti Panik, Belasan Rumah Hangus Dilalap Api

garutexpress.id- Kebakaran kembali melanda kawasan Desa Sarimukti, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Senin (29/7/2019). Musibah kebakaran yang terjadi sekira pukul 07.30 WIB tersebut menghanguskan sedikitnya 11 unit rumah warga plus 1 unit mushola.

Dari informasi yang berhasil dihimpun garutexpress.id, kobaran api yang membuat panik warga Sarimukti tersebut bermula muncul dari  rumah Yati salah seorang warga sekitar. Selain rumah dan mushola, dua unit motor juga turut menjadi korban amukan api saat itu.

Berikut catatan Kepala Desa Sarimukti, Uus Saripudin, terkait belasan rumah warga yang terbakar saat itu, di antaranya :

  1. Yati (60) dihuni 1 jiwa, ukuran rumah 31 meter persegi, jenis rumah panggung, jumlah kerugian Rp 45 juta.
  2. Iyah (65), dihuni 1 jiwa, ukuran rumah 43 meter persegi, jenis rumah panggung, jumlah kerugian 60 juta.
  3. Emin (66), dihuni 1 jiwa, 49 meter persegi,jenis rumah panggung, jumlah kerugian 65 juta.
  4. Juju (50), dihuni 7 jiwa, ukuran 55 meter persegi, jenis panggung, jumlah kerugian 75 juta.
  5. Ajat (30), dihuni 4 jiwa, ukuran rumah 55 meter persegi, jenis rumah permanen, jumalah kerugian 95 juta.
  6. Ajang (40), 5 jiwa, 63 meter persegi, jenis rumah panggung, jumlah kerugian 100 juta.
  7. Udung (45), dihuni 6 jiwa, ukuran 33 meter prsegi, jenis rumah panggung, jumlah kerugian 77 juta.
  8. Jajang (41), ukuran rumah 31 meter persegi, jenis rumah panggung, jumlah kerugian 65 juta.
  9. Rahmat (42), 5 jiwa, ukuran rumah 55 meter persegi, jumlah kerugian 50 juta.
  10. Enjang (38), 4 jiwa, 55 meter persegi, jenis rumah panggung, jumlah kerugian 50 juta.
  11. Epen (41), 7 jiwa, ukuran rumah 63 meter persegi, jenis rumah permanen, jumlah kerugian 30 juta.
  12. Mushola ukuran rumah 25 meter persegi jenis rumah permanen 50 juta.

Akibat kebakaran ini, kerugian materiil mencapai ratusan juta rupiah. Sementara itu, kobaran api baru bisa dijinanakan setelah Disdamkar Garut menerjunkan 3 unit armada water cannon. Untuk memadamkan api, tim Disdamkar Garut bahu-membahu bersama warga sekitar untuk menjikan api dalam musibah terseut.

Adapun warga yang tervakar rumahnya, untuk sementara diungsikan ke rumah rumah kerabat terdekat.

Menurut Camat Pasirwangi, Odik Sodikin S Sos. M.Si., musibah kebaran di Pasirwangi tersebut merupakan kejadian untuk yang kedua kalinya. Dugaan sementara, kebekaran dipicu dari korsleting listrik.

“Kami sering mengingatkan kepada warga agar tetap waspada, apalagi musim kemarau, jangan sampai teledor meninggalkan api tungku, penggunaan kabel sesuai standar,” katanya. (*)

Penulis : Tim GE

Editor  : ER

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here