Study Banding Desa Disoal, Inspektorat Didesak Lakukan Audit

garutexpress.id- Baru-baru ini study banding dilakukan sedikitnya 13 desa dan perangkat yang ada di Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut. Study banding belasan desa ke Desa Pongok, Jawa Tengah saat hari libur tersebut belakangan disoal.

Terkait adanya desakan untuk melakukan audit oleh Inspektorat Garut,  dipersilahkan DPMD Kabupaten Garut.

“Ya, kalau masalah audit itu ada di ranah Inspektorat, kita persilahkan untuk dilakukan audit terhadap penggunaan anggaran study banding di 13 desa yang ada di Kecamatan Limbangan itu,” ujar Sekretaris DPMD Garut, Asep Jaelani, Senin (29/7/2019).

Diungkapkannya, kewenangan mengaudit penggunaan anggaran sepenuhnya ada di tangan insfektorat. Pihaknya juga tidak akan melarang-larang jika memang audit diperlukan.

“DPMD juga akan mengevaluasi kegiatan study banding yang dilakukan oleh pemerintah desa, sejauh mana proses awalnya apakah masuk dalam APBDES dan RPJMDES,” katanya.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Garut, Alit Suherman, mendukung langkah pemerintah desa untuk melakukan study banding ke daerah yang memang dianggap mampu dijadikan tempat belajar. Namun, study banding juga harus masuk dahulu pada RPJMDES dan APBDES desa.

“Kita (DPRD) mendukung, pemerintah desa untuk belajar demi kemajuan desanya. Namun, kita juga heran kenapa dilakukannya pada hari libur bukan di hari kerja,” ucapnya.

Alit menuturkan, pihaknya juga akan memanggil DPMD Garut serta mempersilahkan Inspektorat untuk melakukan audit terhadap pengguanaan anggaran untuk study banding tersebut.(*)

Penulis : Tim GE

Editor  : ER

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here