Proyek Bibit Kentang G0, Distan Garut Hanya Akomodir Poktan Bersertifikat

garutexpress.id- Sistem perbenihan kentang yang ada saat ini terdiri atas lima kelas benih, yaitu G0, G1, G2, G3, dan G4. Kelas benih G0 sampai G3 merupakan benih sumber, sedangkan kelas benih G4 merupakan benih sebar.

Banyak penangkar, petani maupun stakeholder lainnya berpendapat bahwa proses produksi benih kentang dari kelas G0 sampai G3 cukup lama sehingga penyediaan benih untuk kentang konsumsi (G4) tidak dapat dilakukan secara cepat.

Kegiatan penelitian terus dilakukan untuk mengetahui tingkat produktivitas kentang masing-masing kelas benih G0 sampai G4 agar dapat direkomendasikan sebagai kelas benih untuk kentang konsumsi.

Untuk memenuhi produksi kentang di Kabupaten Garut, baru-baru ini Dinas Pertanian Kabupaten Garut menggulirkan program pengadaan bibit kentang G0 tahun anggaran 2018. Proyek ini ditekankan untuk kelompok tani (Poktan) yang telah memenuhi syarat dan bersertfikat penagkaran.

Demikian diungkapkan Deni Herdiana, mantan Kepala Bidang (Kabid) Holtikultura yang kini dialih tugaskan sebagai Kabid SDM pada Dinas Pertanian Kabupaten Garut.

Menurut Deni, saat ini petani penangkar bibit kentang di Kabupaten Garut kurang lebih ada 70 kelompok tani (Poktan). “Sementara yang konsisten dalam penangkaran juga terbatas,” katanya.

Dengan demikian, pihaknya menekankan untuk bibit kentang G0 diberikan ke kelompok tani penangkar yang tidak bisa sembarangan.“Hanya kelompok tani yang bersertifikat dan konsisten serta berhasil menangkarkan yang kami akomodir,” ujarnya.

Dijelaskannya, jika kedepan adan kelompok tani yang “cemburu” karena tidak kebagian program menangkar benih (kentang G0) adalah satu kewajaran. (*)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here