Penertiban PKL di Kawasan Garut Kota Berlanjut, Mereka Digiring untuk Menempati Gedung PKL

?????????????????????????????????????????????????????????

garutexpress.id- Secara bertahap, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di kawasan perkotaan Garut atau dikenal dengan Pengkolan, mulai dari Jalan A Yani, Ciledug dan sekitarnya terus ditertibkan.  Mereka digiring untuk menempati areal yang tekah disediakan Pemkab Garut, yakni di Gedung PKL kawasan Jalan Guntur.

“Kita akan tertibkan semuanya. Kita akan giring mereka untuk menempati Gedung PKL di Jalan Guntur yang telah kita (Pemkab Garut/red.) sediakan,” ujar Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, saat dijumpai beberapa wartawan di rumahnya, Kamis (4/7/2019).

Menurut wabup, sebelumnya memang penertiban telah dilakukan secara bertahap oleh tim gabungan dari Dishub dan Satpol PP Garut. Namun belum semuanya dipindahkan, karena memang prosesnya bertahap.

“Dalam waktu dekat ini, penertiban PKL akan dilanjutkan di sepanjang Jalan A Yani atau Pengkolan. Kawasan tersbut memang telah ditetapkan sebagai zona terlarang untuk PKL. Aturannya sudah sangat jelas, tercantum dalam Perda Nomor 18 tahun 2017 tentang K3 (Kebersihan, Ketentraman dan Keindahan),” katanya.

Sementara itu, terkait pengelolaan Gedung PKL yang berlokasi di Jalan Guntur sendiri telah diserahkan kepada LPKLG (Lembaga Pedagang Kaki Lima Garut).

“Jika pengelolaan Gedung PKL kurang efektif, kita akan mengevaluasi pihak pengeola dan mekanisme pengelolaannya. Yang penting gedung (PKL) itu sudah harus digunakan oleh para PKL, sehingga mereka tidak berjualan lagi kawasan Pengkolan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, larangan supaya PKL tidak berjualan di akwasan Garut kota (Pengkolan) sudah dilakukan. Petugas dari  Satpol PP pun telah diterjunkan untuk pengamanan, mulai dari Alun-alun hingga kawasan pertigaan Jalan Ciledug.

“Pokoknya tidak ada alasan lagi bagi para PKL untuk kembali (berdagang) ke Pengkolan. Semuanya harus pindah ke Gedung PKL. Kami sudah mengeluarkan anggaran cukup besar untuk membangun Gedung PKL, sayang jika sampai tidak dimanfaatkan,” katanya. (*)

Penulis : Ahen

Editor  : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here