Pemasukan Zakat dari ASN Garut Capai Rp 2,5 Miliar Per Bulan

Wakil Gubernur Jabar, UuRuzhanul Ulum diwawancarai sejumlah awak media usai menghadiri Gebyar Baznas Jabar di Gedung Pendopo Garut, Rabu (17/7/2019)***

garutexpress.id – Zakat diharapkan menjadi slah satu solusi untuk membantu kebutuhan masyarakat. Terkait zakat, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jabar  rencanya akan membuat surat imbauan agar setiap kabupaten/kota memiliki aturan soal zakat.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menyebut, selain faktor kesadaran dan pemahaman agama, pembayaran zakat juga harus ada unsur penekanan. Pihaknya pun akan mengeluarkan surat imbauan agar kepala daerah membuat sebuah aturan.

“Di Jabar saja realisasi tahun kemarin Rp 26 triliun dari zakat. Setengahnya lebih dari APBD provinsi yang mencapai Rp 40 triliun,” ujar Uu usai menghadiri Gebyar Baznas Jabar di Gedung Pendopo Garut, Rabu (17/7/2019).

Uu mengapresiasi Pemkab Garut yang sudah membuat aturan soal pembayaran zakat bagi para aparatur sipil negara (ASN). Daerah lain diminta mencontoh Garut yang sudah memiliki aturan soal zakat.

“Di Garut sudah terkumpul Rp 2,5 miliar per bulan dari zakat ASN. Kenapa tidak bupati/walikota lain buat juga (Perda zakat),” tukasnya.

Dikatakannya, surat imbauan yang akan dilayangkan Pemprov  ditujukan untuk membuat aturan penarikan zakat bagi ASN dan masyarakat umum. Nantinya setiap daerah bisa membuat payung hukum.

“Provinsi sudah ada tapi masih perlu optimalisasi. Per tahunnya baru Rp 300 miliar dari ASN Pemprov,” katanya. (*)

Penulis : FW

Editor  : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here