Noorhaliza Putri Fadhila Bersiap Torehkan Prestasi di Bangladesh

Noorhaliza Putri Fadhila./ foto: ISTIMEWA.***

garutexpress.id – Ucapan rasa syukur mengalir dari bibir gadis yang beranjak dewasa ini, sesaat setelah dinyakatakan lulus melalui tiga tahapan seleksi, sehingga mendapatkan beasiswa (scholarship) Asian University for Woman.

Adalah Noorhaliza Putri Fadhila, siswi lulusan SMAN 1 Garut tahun 2019 ini begitu sumringah dengan raihan  prestasinya tersebut. Dengan keberhasilannya ini, putri dari pasangan Cecep R Rusdaya dan Susi Srimulyati ini tengah menyongsong masa depannya yang gemilang.

“Alhamdulillah, saya, lulusan SMAN 1 Garut Kelas XII IPA 6 tahun ini (2019), telah lulus melalui 3 tahapan seleksi  dan mendapatkan beasiswa (scholarship)  Asian University for women. Major  jurusan Politic Philosophy di Bangladesh,” tuturnya, seraya melempar senyum manisnya, Minggu (14/7/2019)

Diungkapkannya, dari seleksi akhir , atau wawancara tele conference di Tikomdik Disdik Provinsi Jabar, sedikitnya ada 26 peserta se-Indonesia . Dari jumlah peserta tersebut, 14 pserta merupakan pelajar asal Jawa Barat, dan Noorhaliza satu-satunya pserta dari Garut.

Dari puluhan pepserta yang mengikuti seleksi, hanya tiga orang pelajar saja yang berhasil lolos, di anataranya  Noorhaliza Putri Fadhila (SMAN 1 Garut), Untari Eka Setiawati  (SMK Yuftek 5 Curug Bogor) serta Rena Santika (SMAN 1 Cisaat Sukabumi).

Keberhasilan Noohaliza mendapatkan beasiswa ke universitas terkemuka di luar negeri ini tidaklah mudah. Dengan perjuangan keras dan belajar yang tekun ia berhasil membuktikan prestasinya tersebut.

Sebelumnya, Noorhaliza sempat beberapa kali meraih prestasi di berbagai ajang English Contes. Misalnya, yang terakhir ia mewakili SMAN 1 Garut dalam gelaran kontes di UPI Bandung, dan masuk 5 besar tingkat Nasional di ajang News Casting 2018.

Dengan raihan prestasinya tersebut, Ia ingin berbagi pengamalan dan tips bagi adik adik kelasnya yang ingin kuliah di luar negeri. Salah satu pesan darinya adalah, harus aktif belajar bahasa Inggris.

“Ya, untuk temen-temen adik kelas, jika ingin dapat beasiswa dan bercita-cita kuliah di luar negeri, ya harus lebih giat lagi belajar. Dan aktiflah belajar bahasa Inggris,” ungkapnya, dengan mata berbinar.

Kini Noorhaliza tengah mengurus berbagai dokumen keberangkatannya ke luar negeri, salah satunya dengan melakukan medical check up . Rencananya, peserta yang lolos seleksi Asian University for women akan diberangkatkan ke Balngladesh pada bulan Agustus tahun ini (2019).

Meskipun belum ada kejelasan terkait biaya untuk keberangkatan dan biaya hidup selama di Bangladesh, Noorhaliza tetap semangat untuk meraih prestasi terbaiknya untuk mengharumkan nama bangsa dan negaranya.

Ia berharap, ada perhatian atau pengharagaan dari pemerintah, khususnya Pemkab Garut atau Pemerintah Provinsi Jabar.

Mohon do’anya ya, saat ini saya sedang mengurus dokumen keberangkatan, dan medical chec up & medical up. Bulan Agustus menurut info panitia seleksi saya harus berangkat. ”  tuturnya.

Meskipun biaya pendidikan selama kuliah sudah ditanggung, tapi saya masih belum ada kejelasan untuk biaya keberangkatan dan biaya hidup selama di Bangladesh. Mudah-mudahan ada perhatian dan penghargaan dari  Pemkab Garut dan Pemprov Jabar,” harapnya. (*)

Penulis : Zenal

Editor  : Kang Cep


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here