Hingga Pertengahan 2019, Tercatat Puluhan Kasus Kekerasan Seksual Terjadi di Garut

ilustrasi.net

garutexpress.id-  Sejumlah kasus kekerasan seksual di Kabupaten Garut terbilang tinggi. Menurut catatan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, hingga pertengahan tahun 2019 ada 34 kasus kekerasan seksual di Kabupaten Garut.

Sementara itu, di sisi lain warga masih malu untuk melaporkan terjainya kasus kekerasan.

“Dari catatan yang ada, hingga pertengan tanun 2019 sedikitnya ada 34 kasus kekerasan seksual di Kabupaten Garut,” ungkap Rahmat Wibawa yang merupakan sekretais P2TP2A Kabupaten Garut, Rabu (3/7/2019).

Rahmat menyebut, darii 34 kaus tersebut meliputi 18 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan sisanya 26 kasus terjadi pada anak-anak.

“Meskipun kasus yang menimpa pada anak-anak jumlahnya lebih rendah, namun jumlah korbannyalebih banyak daripada yang menimpa pempuan dewasa. Dari 16 kasus, jumlah korbanya mencapai 52 orang,” ungkapnya.

Dijelaskannya, kasus ini bisa terjadi karena ada satu kekerasan seksual yang menimpa anak-anak, namun jumlah korbannya banyak sementara pelakunya satu orang.

Ia mencontohkan, salah satu kasus kekerasan seksual yang terjadi di kawasan Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut kota. Kasus yang terdata hanya sebagian kecil saja dari kasus yang sebenarnya terjadi.

“Kami yakin masih banyak kasus yang belum terdeteksi. Sehingga masih banyak kasus yang belum  terdata dan tertangani, karena memang tak dilaporkan,” ungakapanya.

Pihaknya terus berupaya mensosialisasikan pencegakan kekerasan terhadap anak dan perempuan ini. Sosialiasi terus dilakukan di semua wilayah Kabupaten Garut yang meliputi 42 Kecamatan dan 442 desa/ keluarahan.

“Sosialisasi yang kami lakukan ini untuk memberikan pemahaman dan perlindungan terhadap perempuan dan anak. Dengasn sosialisai yang intens diharapkan banyak warga yang mau melapor jika terjadi kekerasan terhadap yang bersangkutan atau keluargannya,” harapnya. (*)

Penulis : Ahen

Editor   : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here