Dugaan Korupsi di DPRD Garut, Bupati Minta BPK Periksa Sejumlah Proyek

Rudy Gunawan, Bupati Garut.***

garutexpress.id-  Terkait dugaan korupsi di lingkungan DPRD Garut, Bupati Garut, Rudy Gunawan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memeriksa sejumlah proyek pembangunan yang dikerjakan dari penunjukkan langsung.

“Saya minta ke BPK untuk uji petik. Periksa yang penunjukkan langsung. Selama ini hanya yang lelang-lelang saja yang diperiksanya,” kat Rudy kepada sejumlah awk media di Gedung Pendopo Garut, Selasa (9/7/2019).

Bupati mengakui, menghormati pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut.  Terlebih jika ditemukan kerugian negara. Menurutnya, program pokok pikiran (pokir) telah diatur pada Undang-undang 23 tahun 2014. Perumusannya pun dibahas antara DPRD dengan bupati.

“Anggota dewan itu punya konstituen. Masyarakat ajukan program lalu diperkuat anggota dewan. Bukan anggota DPRD yang mengajukan,” tukasnya.

Dijelaskannya, dalam mekanisme suatu program terdapat pola perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan. Rudy menyebut jika perencanaan dan penganggaran telah sesuai. Namun terkait pelaksanaan, itu sudah di luar pemerintah.

“Dalam Musrenbang (musyawarah rencana pembangunan) itu kan sudah diajukan. Misal mereka (dewan) ajukan Rp 1,2 trilun. Paling dikasih 20 persennya. Soalnya mereka punya jatah saat laksanakan reses,” ungkapnya.

Rudy mempersilakan aparat penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan. Penyusunan anggaran juga jadi kewenangan dewan. “Soal mau bagaimana-bagaimana (bahasan anggaran), itu saat ada di banggar (badan anggaran). Soal dewan minta pemborongnya si A atau si B, itu urusan lain,” kataya.

Rudy menyebut, kemungkinan adanya perkeliruan dalam pelaksanaan program bisa saja terjadi. Apalagi di lapangan, banyak pekerjaan yang malah dikerjakan pihak ketiga di luar pemborong yang mendapatkan proyek.

“Itu terjadi di sub lagi pekerjaannya. Makanya harus diperiksa yang pekerjaan penunjukkan langsung itu,” tandasnya. (*)

Penulis : FW

Editor    : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here