Dinilai Tak Produktif, Puluhan Unit Koperasi di Garut Segera Dibubarkan

ILUSTRASI

garutexpress.id- Sedikitnya da 73 lembaga koperasi di Garut diusulkan untuk dibubarkan.  Dari 1561 unit koperasi, ke 73 koperasi tersebu dinilai sudah tidak produktif lagi. Hal tersebut terungkap setelah tim dari Dinas Koperasi Kabupaten Garut melakukan verifikasi di lapangan.

“Berdasarkan hasil verifikasi di lapangan, kami dari Dinas Koperasi dan petugas PPKL dari Kementrian Koperasi  menilai ke 73 unit koperasi itu sudah tidak produktif atau tidak ada aktivitas baik dari asfek kepengurusannya maupun dari legalitas perizinannya.  Jadi dapat dikatakan sudah tidak sehat,” ungkap Kepala Bidang Lembaga Koperasi Pada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut,Imas Nurjamilah,Selasa (16/7/2019).

Dikatakannya, untuk mendorong keberadaan koperasi agar tetap produktif pihaknya terus menginstruksikan terhadap 900 unit koperasi agar rutin menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT).

“Ya, saat ini sudah ada sekitar 250 lembaga koperasi yang sudah menggelar RAT. Apabila tiga kali lembaga koperasi tidak menggelar RAT, maka akan dibubarkan karena dianggap tidak aktif,” tandasnya.

Imas menjelaskan, dari beberapa katagori koperasi, seperti koperasi simpan pinjam, jasa,  pemasaran dan koperasi konsumen yang menyediakan kebutuhan anggotalah yang paling banyak dibentuk.

“Peranan lembaga koperasi cukup bagus dalam memberikan kontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masuarakat di masing-masing wilayah. Khusususnya di daerah terpencil yang memliki dampak bagi masyarakat terhadap atktivitas atau rutinitas yang dijalankannya,” jelasnya.

Menurut Imas, kini pemerintah telah menggulirkan bantuan terhadap komperasi yang masih aktif untuk memberikan motivasi atau rangsangan. Bantuan tersebut berupa pembinaan dari sisi pengelolaan sumber daya manusia, permodalan dan advokasi pendirian koperasi.  (*)

Penulis : Tim GE.

Editor  : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here