Bupati Terima Surat dari Pemrov, Tahun 2020 Garut Selatan Siap Jadi Kabupaten Baru

ilustrasi

garutexpress.id- Belum lama ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dikabarkan telah menerima surat dari Pemprov Jabar yang isinya Pemkab Garut harus melakukan persiapan pembentukan Garut Selatan menjadi kabupaten baru.

Persiapan ini merupakan bagian dari persyaratan yang harus ditempuh untuk dapat membentuk pemekaran daerah yang diatur dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Pemda).

Sementara itu, rencanya tahun 2020, Pemkab Garut akan mempersiapkan kawasan Garut Selatan untuk menjadi kabupaten baru. Persiapan yang dilakukan di antaranya menyediakan anggaran guna kegiatan pengkajian dan pembangunan pendopo.

“Mulai tahun depan (2020), kita akan lakukan persiapan termasuk penganggaran untuk sejumlah kegiatan pembentukan Kabupaten Garut Selatan,” ujar Rudy Gunawan, kepada wartwan, Senin (8/7/2019).

Menurut Bupati, pihaknya telah melakukan pengkajian sebagai salah satu syarat pembentukan Kabupaten Garut Selatan. Namun kajian tersebut dianggap tidak sesuai karena tidak mengacu pada UU Nomor 23 tahun 2014 sehingga harus dilakukan lagi kajian baru.

“Kita harus lakukan pengkajian lagi terkait rencana pemekaran Garut selatan ini. Kajian yang dulu dianggap tak mengacu pada undang-undang meskipun sebetulnya sudah ada amanat presiden untuk pemekaran tiga daerah di Jawa Barat,” katanya.

Dikatakannya, hal inilah yang menjadi salah satu alasan Pemkab Garut untuk melakukan persiapan sebagaimana permintaan Pemprov Jabar untuk pemekaran Garut Selatan. Selain untuk kajian dan pembangunan pendopo, anggaran juga diperuntukan bagi pembangunan infrastruktur lainnya mulai tahun 2020.

“Sesuai dengan UU Nomor 23 tahun 2014, tidak ada lagi Daerah Otonomi Baru (DOB) seperti halnya Pangandaran. Untuk saat ini yang ada adalah daerah persiapan dimana setelah ditetapkan jadi daerah persiapan, ada waktu hingga tiga tahun untuk menjadi kabupaten baru,” jelasnya.

Ditambahkannya, dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), Pemkab Garut juga menginginkan adanya pemekaran. Apalagi sesuai amanat presiden ada tiga kabupaten di Jawa Barat yang akan dibentuk menjadi DOB termasuk Kabupaten Garut Selatan.

Sementara itu, anggota Presidium Masyarakat Garut Selatan, Dedi Kurniawan mengatakan upaya-upaya untuk menjadikan Garut Selatan sebagai daerah pemekaran memang saat ini tengah kembali ditempuh. Pemprov Jabar pun, telah meminta pihaknya untuk mempersiapkan diri.

Terkait kajian yang akan dilakukan kembali sebagai salah satu persyaratan pembentukan kabupaten baru, menurut Dedi artinya bukan kajian ulang layak tidaknya dimekarkan. Namun yang dimaksud lebih pada update data, karena kajian pemekaran yang dulu dibuat tahun 2007.

“Melihat kondisi saat ini tentunya sudah banyak perubahan menyangkut berbagai hal di kawasan Garut Selatan yang mencakup 16 kecamatan dari mulai jumlah penduduk, fasilitas pemerintahan hingga infrastruktur jalan dan fasilitas pendukung lainnya,” ungkapnya.

Dijelaskannya, saat ini jumlah desa yang ada di Garut sudah mengalami pemekaran, begitupun jumlah penduduk yang juga terus bertambah.

“Tak hanya itu, fasilitas pemerintahan juga banyak yang telah dibangun, infrastruktur jalan juga. Jadi nantinya semua itu di update datanya,” katanya.

Dedi berharap, pemekaran Garut Selatan bisa membawa kebaikan bagi Kabupaten Garut sebagai kabupaten induk dan masyarakat Garut selatan. Karena, pada prinsipnya pemekaran adalah upaya mendekatkan dan meningkatkan kualitas layanan pemerintah pada masyarakat.

“Upaya pemekaran Garut Selatan sendiri dilakukan telah cukup lama. Terakhir, Garut Selatan menjadi salahsatu dari tiga calon daerah pemekaran baru yang disetujui oleh DPR-RI dan tinggal menunggu pengesahan dari presiden,” tanasnya. (*)

Penulis : Ahen
Editor : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here