Aliran Air PDAM Tersendat, Warga “Gembol” Cucian ke Kampung Tetangga

garutexpress.id- Keresahan mulai dirasa oleh sejumlah warga penerima manfaat aliran air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kecamatan Wanaraja. Aliran air dikabarkan berhenti mengalir sejak Senin, ( 29/7/2019 ).

Akibat tersendatnya air PDAM tersebut,  warga di kawasan  warga Kampung Bebedahan, Desa Wanamekar, Kecamatan Wanaraja mulai kesulitan memenuhi kebutuhan primer yang bergantung pada ketersediaan air bersih dari PDAM.

Untuku memenuhi kebutuhan air, sumur timba kembali menjadi pilihan. Padahal, sejak mulai digulirkan program air bersih PDAM puluhan tahun lalu, mayoritas warga memilih tak lagi memanfaatkan air sumur dan menimbunya.

“Sudah 3 hari kita kesulitan air, entah kenapa air PDAM tak kunjung juga nyala sampai sore ini. Padahal kita bayar tepat waktu,” Ujar Seorang ibu rumahtangga warga Kampung Bebedahan, Rabu, (31/7/2019).

Menurutnya, mencari warga yang masih memiliki air sumur manual kini mulai susah. Ia bersama kaum ibu lainya terpaksa harus menuju kampung tetangga di wilayah Desa Wanajaya.Sejumlah warga kedapaatan  membawa setumpuk cucian menuju keberaadan sumber air hingga ke kampung tetangga.

Kegelisahan warga juga diekpresikan melalui cara beragam, sebagian kedapatan menumpahkan kekesalanya melalui media sosial, facebook, salah satunya.

PDAM saat, Persib eleh, pararantes Wanaraja yeu,” tulis Eep, tokoh masyarakat Desa Wanamekar dalam status facebook-nya, (30/7/ 2019).

Hingga kini pihak PDAM belum bisa dihubungi guna memberikan keterangan resminya. Namun berdasar keterangan warga yang sempat mendatangi kantor PDAM, mereka menyebut PDAM sedang mengalami kendala teknis berupa rusaknya peralatan mesin pengalir air ke pemukiman warga. (*)

Penulis  : Doni Melody

Editor    : ER


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here